Pesawat yang telah menempuh perjalanan keliling dunia selama 23 tahun itu bisa digunakan untuk acara pesta pernikahan hingga perayaan ulang tahun anak.
Sedlar mengatakan misi menjadikan pesawat sebagai objek wisata merupakan mimpi masa kecil yang menjadi kenyataan.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Butuh waktu enam kali akhir pekan untuk membongkar bagian pesawat dan lima hari untuk mengirimnya ke tempat pemukimannya di perbukitan Strmec Stubicki, Zagreb.
"Mengingat dimensinya yang luar biasa dengan rentang 28 meter dan panjang 34,5 meter, maka kami harus memecahnya menjadi beberapa bagian agar bisa diangkut," ujar Sedlar seperti dilansir AFP.
[Gambas:Video CNN]
Setelah tiba di taman di sekitar pemukimannya, Sadler dan tim kembali merekonstruksi bagian-bagian pesawat. Tak hanya itu, ia juga melakukan perbaikan untuk beberapa bagian dan mengecat ulang bagian luar pesawat.
"Di dalam ruangan kokpit, kami akan memasang dua buah simulator pesawat terbang," imbuhnya.
Proses rekonstruksi ditargetkan bisa dibuka untuk publik pada 8 Maret 2020, bertepatan dengan perayaan ulang tahun Sadler ke-51 dan Hari Perempuan Internasional. (evn)