Mesin Semburkan Api, Jet Maskapai Filipina Mendarat Darurat

CNN Indonesia | Jumat, 22/11/2019 11:54 WIB
Mesin Semburkan Api, Jet Maskapai Filipina Mendarat Darurat Ilustrasi. (morgueFile/richard_b)
Jakarta, CNN Indonesia -- Sebuah pesawat jet milik maskapai Filipina,  Philippine Airlines mengalami kebakaran pada salah satu mesinnya setelah lepas landas pada Kamis (21/11) kemarin. Namun, jet itu berhasil kembali ke Bandara Internasional Los Angeles, Amerika Serikat, dengan selamat.

Dikutip Associated Press, Jumat (22/11), pihak maskapai menyatakan seluruh penumpang dan awak kabin berada dalam kondisi selamat dan telah turun dari pesawat dengan kode penerbangan 113 tujuan Manila, Filipina.


"Semua 342 penumpang dan 18 awak kabin berada dalam kondisi selamat dan dapat turun dari pesawat menggunakan tangga pesawat," kata perwakilan maskapai dalam sebuah pernyataan resmi.


Pihak maskapai belum menjelaskan apakah para penumpang akan menggunakan penerbangan lain untuk melanjutkan perjalanan.

Pesawat jenis Boeing 777 yang digunakan maskapai tersebut sebelumnya dilaporkan mengalami semburan api selama berulang kali dari mesin sebelah kanan pesawat beberapa menit setelah lepas landas sebagaimana disaksikan para penumpang dan saksi pada saat kejadian.

"Saya bisa melihat semacam kilatan cahaya. Saya pikir itu hanya berasal dari sinar matahari, namun tidak lama saya mulai mendengar suara dentuman. Kemudian saya melihat ke luar jendela dan ada beberapa bola api yang menyembur dari mesin pesawat," kata salah satu penumpang, Walter Baumann, kepada KABC-TV.

[Gambas:Video CNN]

Saksi lain, Andrew Ames, mendapatkan video kejadian tersebut saat berada di dalam mobil ketika berjalan di jalanan bebas hambatan dekat bandara tersebut.

"Bagian belakang [pesawat] mengeluarkan api. Itu tampak seperti ketika Anda melihat api dari [dalam knalpot] motor. Kemudian saya berpikir, 'Saya pikir sebuah pesawat seharusnya mengeluarkan api.' Semburan api yang terus berulang tersebut terjadi sekitar 20 detik dan tidak lama langsung berhenti dan saya melihat pesawatnya mulai belok kiri dan itu terlihat seperti pesawatnya sedang putar balik, " ujar Ames.

Petugas menara pantau lalu lintas udara melaporkan bahwa pesawat tersebut sedang berada dalam "keadaan darurat" dan mengobservasi adanya "kompresor yang gagal berfungsi" sehingga menginstruksikan pesawat maskapai Skywest yang saat itu berada di dekatnya untuk berputar.

"Saya yakin Anda sudah melihat, tetapi mesin sebelah kiri pada pesawat yang berada di depan Anda mengalami kebakaran sehingga kami berupaya untuk mengeluarkan Anda dari sana," kata petugas pemantau sebagaimana direkam oleh situs independen perekam percakapan pilot dan petugas pemantau di bandara, LiveATC.net.


Juru bicara bandara, Heath Montgomery, menyatakan pesawat maskapai asal Filipina itu diketahui tidak lagi mengeluarkan api ketika mendarat. Kendati demikian, para petugas pemadam kebakaran tetap melakukan tindakan pencegahan dengan menyiram air pada bagian roda. (fls/ayp)