FOTO: Aksi Mogok Massal Berujung Ricuh di Paris

AP & AFP, CNN Indonesia | Jumat, 06/12/2019 14:19 WIB

Paris, CNN Indonesia -- Sejumlah asosiasi guru dan serikat pekerja di Paris, Prancis menyatakan mogok kerja mulai Kamis (5/12) dan berujung ricuh pada Jumat (6/12).

Sejumlah asosiasi guru dan serikat pekerja di Paris, Prancis menyatakan mogok kerja mulai Kamis (5/12). (AP Photo/Thibault Camus)
Pada hari kedua, Jumat (6/12) demonstrasi berujung ricuh hingga membuat polisi menembakkan gas air mata ke arah demonstran. (Photo by Lionel BONAVENTURE / AFP)
Akibat mogok massal kali ini, layanan transportasi umum, sekolah, hingga sejumlah tempat wisata termasuk Menara Eiffel dan Museum Louvre ditutup. (AP Photo/Rafael Yaghobzadeh)
Serikat buruh berharap mereka bisa melakukan mogok selama sepekan demi menekan pemerintah. (AP Photo/Thibault Camus)
Kepolisian Paris mengatakan sedikitnya 90 pedemo diamankan oleh polisi setelah terjadi ricuh. (Photo by Thomas SAMSON / AFP)
Polisi mengatakan sekitar 65 ribu warga turun ke jalan-jalan utama Paris dan 800 ribu warga di seluruh Prancis ikut menentang kebijakan Macron. (Photo by BULENT KILIC / AFP)
Pada Kamis operator kereta cepat Prancis, SNCF menunda 9 dari 10 perjalanan akibat mogok massal. Sementara maskapai Air France membuat jadwal penerbangan dipangkas 30 persen. (Photo by Alain JOCARD / AFP)
Polisi mengimbau pemilik bisnis, kafe, dan restoran untuk menutup sementara usaha mereka selama demo berlangsung. (AP Photo/Rafael Yaghobzadeh)
Aksi pemogokan massal merupakan bentuk protes atas rencana Presiden Emmanuel Macron untuk mengubah aturan jam kerja para pekerja di sektor layanan masyarakat. (Photo by Alain JOCARD / AFP)
Macron menganggap rencana pengubahan sistem pensiun sangat penting bagi rakyat dan supaya bisa bersaing dengan negara lain. (AP Photo/Thibault Camus)