AS Tak Sengaja Masukkan Wakanda Jadi Mitra Dagang
CNN Indonesia
Jumat, 20 Des 2019 10:33 WIB
Jakarta, CNN Indonesia -- Departemen Pertanian Amerika Serikat tak sengaja memasukkan negara fiksi Wakanda sebagai mitra dagang.
Wakanda merupakan negara fiksi yang terletak di Afrika. Negara tersebut adalah kampung halaman dari pahlawan super Black Panther, karya Marvel.
Badan tersebut mengatakan pada Kamis (19/12) bahwa pihaknya tak sengaja mendaftarkan Wakanda sebagai mitra perdagangan bebas saat pengujian di bagian Layanan Pertanian.
Dalam web mereka, bagian pelacakan tarif secara daring memasukkan rincian daftar barang dari kedua negara yang diperdagangkan, termasuk bebek, keledai dan produk dari susu sapi.
[Gambas:Video CNN]
"Staf Dinas Pertanian Asing yang menjaga Pelacak Tarif menggunakan file uji untuk memastikan bahwa sistem berjalan dengan baik," kata seorang juru bicara dikutip dari AFP.
Namun informasi Wakanda telah dihapus dari pelacak tarif internet. "Informasi Wakanda seharusnya dihapus setelah pengujian dan sekarang telah dihapus."
Sejak Presiden Donald Trump menjabat pada 2017, Washington secara agresif menghadapi mitra dagang di seluruh dunia dengan menaikkan tarif dan mengacaukan tatanan perdagangan global yang berlaku.
Kehadiran Wakanda di situs web tersebut sempat memicu spekulasi bahwa negara imajiner itu bisa menjadi target Trump berikutnya.
Dikutip dari NBC News, Francis Tseng, peneliti di Jain Family Institute di New York, mengaku melihat ratusan daftar tentang Wakanda di situs web tersebut.
Kentang kuning dari Wakanda, misalnya, dikenakan tarif bea 0,5 sen per kilogram (0,23 sen per pon) saat tiba di Amerika Serikat. (dea)
Wakanda merupakan negara fiksi yang terletak di Afrika. Negara tersebut adalah kampung halaman dari pahlawan super Black Panther, karya Marvel.
Badan tersebut mengatakan pada Kamis (19/12) bahwa pihaknya tak sengaja mendaftarkan Wakanda sebagai mitra perdagangan bebas saat pengujian di bagian Layanan Pertanian.
Dalam web mereka, bagian pelacakan tarif secara daring memasukkan rincian daftar barang dari kedua negara yang diperdagangkan, termasuk bebek, keledai dan produk dari susu sapi.
[Gambas:Video CNN]
"Staf Dinas Pertanian Asing yang menjaga Pelacak Tarif menggunakan file uji untuk memastikan bahwa sistem berjalan dengan baik," kata seorang juru bicara dikutip dari AFP.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sejak Presiden Donald Trump menjabat pada 2017, Washington secara agresif menghadapi mitra dagang di seluruh dunia dengan menaikkan tarif dan mengacaukan tatanan perdagangan global yang berlaku.
Kehadiran Wakanda di situs web tersebut sempat memicu spekulasi bahwa negara imajiner itu bisa menjadi target Trump berikutnya.
Dikutip dari NBC News, Francis Tseng, peneliti di Jain Family Institute di New York, mengaku melihat ratusan daftar tentang Wakanda di situs web tersebut.
Kentang kuning dari Wakanda, misalnya, dikenakan tarif bea 0,5 sen per kilogram (0,23 sen per pon) saat tiba di Amerika Serikat. (dea)