Gempa Puerto Rico Picu Longsor sampai Rumah Roboh

CNN Indonesia | Selasa, 07/01/2020 10:40 WIB
Gempa dengan magnitudo 5,8 menggoyang Kota Guanica, Puerto Rico, pada Senin (6/1) pagi waktu setempat. Ilustrasi gempa. (Istockphoto/ Enot-poloskun)
Jakarta, CNN Indonesia -- Gempa dengan magnitudo 5,8 menggoyang Kota Guanica, Puerto Rico, pada Senin (6/1) pagi waktu setempat. Guncangan gempa memicu tanah longsor, jaringan listrik terputus dan merobohkan sejumlah rumah penduduk.

Seperti dilansir Associated Press, Selasa (7/1), gempa itu tercatat terjadi pada pukul 06.32 waktu setempat. Menurut Badan Survei Geologi Amerika Serikat, pusat gempa berada di kedalaman 10 kilometer.


Sejumlah gempa susulan kemudian memutuskan jaringan listrik dan membuat penduduk setempat panik.


Gempa itu juga mengakibatkan batu karang bercelah berjuluk Punta Ventana yang menjadi tujuan wisata di barat daya Kota Guayanilla rusak. Dilaporkan 34 rumah roboh atau rusak berat akibat gempa.

"Kami belum tidur sejak kemarin. Kami tidak bisa tenang di sini. Guanica sudah tidak aman," kata seorang warga Albert Rodriguez (43).

Puerto Rico tidak memiliki sistem peringatan gempa bumi, kecuali sirine tsunami. Rangkaian gempa di wilayah selatan tersebut sudah tercatat sejak 28 Desember 2019, dengan magnitudo bervariasi.


Menurut Direktur Jaringan Gempa Puerto Rico, Victor Huerfano, gempa itu terjadi di tiga kawasan patahan lempeng bumi yakni Lembah Lajas, Montalva Point, dan Ngarai Guayanilla.

Menurut Huerfano, gempa itu diduga diakibatkan tekanan antara lempeng Amerika Utara dan Karibia.

Salah satu gempa terbesar dan paling merusak serta mematikan di Puerto Rico terjadi pada 1918. Saat itu gempa dengan magnitudo 7,3 mengguncang pantai barat laut dan memicu tsunami hingga mengakibatkan 116 orang meninggal. (ayp/ayp)