China Tutup Dua Kota Penyebar Virus Corona

CNN Indonesia | Kamis, 23/01/2020 19:21 WIB
China Tutup Dua Kota Penyebar Virus Corona China menutup dua kota untuk mencegah penyebaran virus corona. (Foto: Chen Chi-chuan / AFP)
Jakarta, CNN Indonesia -- China mengumumkan untuk menutup dua kota pada Kamis (23/1) yang sejauh ini diduga menjadi tempat sumber wabah virus corona. Selain Wuhan, pemerintah juga mengumumkan untuk menutup kota Huanggang yang merupakan kota tetangga Wuhan.

Dilansir AFP, pemerintah telah mengeluarkan larangan perjalanan melalui pesawat terbang dan kereta dari dan menuju Huanggang.

Larangan tersebut rencananya akan diberlakukan mulai tengah malam. Pemerintah mengumumkan seluruh kendaraan yang melintasi akan melalui pengecekan, sementara bar, pasar, dan bioskop akan ditutup.


Sementara stasiun kereta api yang berada di kota Ezhou, tak jauh dari Huanggang juga akan ditutup mulai Kamis malam.

Kondisi jalan-jalan di Wuhan berubah sepi setelah pemerintah mengeluarkan keputusan untuk menutup kota tersebut. Pemerintah mengeluarkan imbauan bagi orang yang beraktivitas di luar ruangan diimbau mengenakan masker.

Seorang pengemudi taksi mengatakan penutupan kota Wuhan membuat mereka menaikkan ongkos kendaraan umum hingga tiga kali lipat.

"Sangat berbahaya untuk beraktivitas di luar ruangan untuk saat ini tapi kami tetap harus menghasilkan uang," ujar pengemudi tersebut.

[Gambas:Video CNN]

Sebelumnya pusat pengendalian penyebaran virus corona di China menyatakan mereka memerintahkan pemerintah Wuhan untuk menutup seluruh pelabuhan, terminal, bandara, dan stasiun mulai pukul 10.00 waktu setempat. Warga Wuhan juga diimbau untuk tidak beraktivitas di luar ruangan terlebih dulu.

Wabah virus corona diduga menyeruak dari pasar ikan dan hewan yang berada di tengah kota Wuhan. Virus itu kemudian menyebar sejak 8 Desember 2019 hingga saat ini.

Pasar yang menjadi tempat penyebaran virus corona kemudian ditutup pada 1 Januari lalu. Dugaan awal virus itu ditularkan dari hewan ke manusia. Belakangan dilaporkan infeksi virus sudah mencapai tahan antarmanusia.

Wuhan merupakan kota terbesar di kawasan tengah China dan menjadi salah satu titik penghubung transportasi. Sampai saat ini dilaporkan jumlah orang yang terinfeksi virus corona di China mencapai 570 orang.

Penyebaran virus corona menyerupai SARS (Severe Acute Respiratory Syndrome) yang menewaskan hampir 650 orang di daratan China dan Hong Kong pada 2002-2003 lalu.

Kasus penyebaran virus corona pertama kali dikonfirmasi pada 31 Desember lalu. Selain menginfeksi orang-orang di China, virus corona terdeteksi di Jepang, Hong Kong, Macau, Korea Selatan, Taiwan, Thailand, dan Amerika Serikat.

Sejauh ini dilaporkan 17 orang berusia 48 hingga 89 tahun di China tewas akibat terinfeksi virus corona. (evn)