Kemenlu Imbau WNI Jauhi Kota Sumber Virus Corona di China

CNN Indonesia | Jumat, 24/01/2020 08:59 WIB
Menlu Retno Marsudi menyatakan belum ada WNI di China yang terjangkit virus corona. Menlu Retno Marsudi menyatakan belum ada WNI di China yang terjangkit virus corona. (CNN Indonesia/Rosyid)
Jakarta, CNN Indonesia -- Duta Besar RI untuk China, Djauhari Oratmangun, menyatakan sudah mengimbau seluruh warga Indonesia untuk mewaspadai penyebaran virus Corona jenis baru di Kota Wuhan, Provinsi Hubei. Sampai saat ini tercatat sudah 25 orang di China yang terjangkit virus tersebut meninggal.

"Sudah ada dua kali imbauan. Saya juga bertemu masyarakat dan WNI di Beijing. Kami tetap komunikasi dengan mahasiswa dan WNI di Wuhan. Juga tetap koordinasi dengan PPI Tiongkok. Sejauh ini tidak ada yang terjangkit," kata Djauhari melalui pesan singkat kepada CNNIndonesia.com, Jumat (24/1).


Kementerian Luar Negeri melalui situs Safe Travel mengimbau untuk mengikuti perkembangan penyebaran wabah tersebut, dan menghindari tempat dan kota asal virus. Kemenlu juga mengimbau untuk tidak melakukan kontak fisik dengan orang yang sedang batuk, demam dan sesak napas. Namun, mereka tidak menegaskan apakah akan menerbitkan peringatan perjalanan (travel warning) dalam waktu dekat akibat penyebaran virus tersebut. 


Menteri Luar Negeri, Retno Marsudi, menyatakan sampai saat ini belum ada warga Indonesia yang terjangkit virus corona tipe baru, yang berasal dari Kota Wuhan, China.

"Dari pantauan kedubes kita di Beijing belum ada informasi menjangkitnya wabah terhadap WNI," kata Retno di Kementerian Luar Negeri, Jakarta, Kamis (23/1) kemarin, seperti dilansir Antara.

Menurut data terdapat 428 WNI yang sebagian besar adalah mahasiswa. Sementara di Beijing terdapat 1.280 WNI dan di Shanghai terdapat 849 WNI.

Menurut Retno, sekitar 90 persen mahasiswa Indonesia yang menuntut ilmu di Wuhan sudah kembali ke Tanah Air karena libur Tahun Baru Imlek sampai pertengahan Februari mendatang.


"KBRI juga sudah mendapat data kapan mereka masuk kuliah dan sudah berkoordinasi dengan universitas-universitas di sana," tutur Retno.

Pada 15 Januari lalu, KBRI Beijing menerbitkan imbauan kepada WNI di China untuk mewaspadai penyakit radang paru-paru atau pneumonia berat yang mewabah di Wuhan, Provinsi Hubei.

KBRI mengingatkan WNI yang berada di Wuhan, atau sedang melakukan perjalanan ke Wuhan, agar selalu memperhatikan kondisi kesehatan dan segera melakukan konsultasi medis apabila merasa tidak sehat dan menunjukkan gejala-gejala seperti demam, batuk, dan sulit bernapas.

WNI juga diimbau tidak melakukan kontak dengan hewan hidup, termasuk unggas dan burung, serta menghindari konsumsi daging mentah dan kurang matang.

[Gambas:Video CNN]

Selain itu, WNI diminta menghindari berkunjung ke pasar ikan atau makanan hasil laut.

Jenis virus korona yang sebelumnya tak diketahui diyakini berasal dari pasar ikan di pusat Kota Wuhan. Virus ini telah menyebar ke kota-kota China termasuk Beijing dan Shanghai, serta Amerika Serikat, Thailand, Korea Selatan, Jepang, Taiwan, dan Macau. (rds/ayp)
TOPIK TERKAIT
REKOMENDASI
LAINNYA DI DETIKNETWORK