Ketika ditanya soal hal itu, Perdana Menteri Australia Scott Morrison mengatakan, "larangan kunjungan bagi warga asing yang baru-baru ini pergi ke China diperpanjang selama sepekan ke depan untuk melindungi warga Australia dari risiko virus corona".
Seperti dilansir AFP, Sabtu (15/2), larangan kunjungan tahap pertama berakhir hari ini. Morrison mengatakan terbuka kemungkinan memperpanjang masa larangan itu setiap pekan.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Di samping itu ada sekitar 10 ribu mahasiswa dan mahasiswi asal China yang terancam terhambat melanjutkan tahun ajaran baru akibat larangan tersebut.
[Gambas:Video CNN]
"Saya hanya ingin meyakinkan seluruh warga Australia bahwa kami melakukan seluruh upaya untuk memastikan mereka saat ini dalam keadaan aman, termasuk menjamin akan melakukan mitigasi untuk menghadapi ancaman tersebut," ujar Morrison.
Sampai saat ini tercatat ada 15 orang yang positif virus corona di Australia. Negara itu menjadi salah satu dari 58 negara yang menerapkan larangan kunjungan tersebut.
Jumlah korban meninggal akibat virus corona di seluruh dunia sampai Jumat (14/2) kemarin mencapai 1.486 orang. Sedangkan yang terinfeksi mencapai 64 ribu orang.
Di China yang menjadi pusat penyebaran virus corona sampai kemarin tercatat mencapai 1,484 orang. (ayp/ayp)