Khawatir Corona, Jepang Batal Rayakan Ultah Kaisar

AFP, CNN Indonesia | Senin, 17/02/2020 20:11 WIB
Khawatir Corona, Jepang Batal Rayakan Ultah Kaisar Perayaan ulang tahun Kaisar Jepang, Naruhito ditunda di tengah kekhawatiran virus corona. (Foto: Kazuhiro NOGI / AFP)
Jakarta, CNN Indonesia -- Jepang menyatakan akan membatalkan perayaan publik ulang tahun Kaisar Naruhito yang baru saja naik takhta pada Mei tahun lalu.

Pembatalan ini dilakukan menyusul kepanikan warga Jepang yang meningkat seiring dengan penyebaran virus corona yang memburuk.

"Di tengah situasi-situasi yang beragam, kami memutuskan untuk membatalkan kunjungan publik ke istana dalam perayaan ulang tahun Yang Mulia Kaisar," kata Lembaga Rumah Tangga Kekaisaran melalui pernyataan pada Senin (17/2).


Pembatalan itu dilakukan tak lama setelah pemerintah Jepang memperingatkan seluruh masyarakat untuk menghindari kerumunan dan "perkumpulan-perkumpulan yang tidak penting".

Per hari ini virus yang pertama kali menyebar dari Kota Wuhan, China, itu telah menewaskan 1.770 orang di seluruh dunia. Korban terbanyak berada di Provinsi Hubei, terutama Kota Wuhan.

Sementara itu, sejauh ini Jepang telah mengonfirmasi 60 kasus positif corona. Kementerian Kesehatan Jepang Katsunobu Kato memperingatkan warga bahwa Negara Matahari Terbit itu tengah memasuki "fase baru" penyebaran wabah corona.

"Karena itu kami ingin meminta publik untuk menghindari pertemuan dan perkumpulan yang tidak penting. Kami ingin warga lanjut usia dan yang memiliki kondisi-kondisi khusus untuk menghindari kerumunan di tempat umum," kata Kato seperti dilansir AFP.

Perayaan ulang tahun Naruhito semula dijadwalkan berlangsung pada 23 Februari mendatang. Ini merupakan perayaan ultah pertama setelah Naruhito menjabat sebagai Kaisar Jepang.

Selain open house di istana, pihak berwenang Jepang juga membatalkan acara Tokyo Marathon yang merupakan salah satu rangkaian acara perayaan ultah Naruhito yang dijadwalkan berlangsung pada 1 Maret mendatang.

"Kami belum memiliki keputusan resmi untuk diumumkan. Kami sedang mempelajari dan setelah keputusan dibuat, kami akan mengumumkannya mulai hari ini," papar juru bicar panitia penyelenggara.

Ini merupakan pertama kali perayaan ulang tahun seorang Kaisar Jepang dibatalkan. Perayaan ulang tahun Kaisar Jepang terakhir kali dibatalkan yakni pada 1996 lalu, ketika terjadi penculikan dan penyekapan ratusan diplomat, pejabat negara, dan pemilik usaha saat menghadiri acara di kediaman Dubes Jepang di Lima, Peru. (rds/evn)