Mengutip AFP, larangan berlaku bagi seluruh warga negara China yang ingin bekerja, perjalanan pribadi, dan keperluan studi. Tidak ada pengecualian sama sekali.
Pemerintah Rusia tidak ingin virus corona menyebar di negaranya mengingat kasus terbanyak terjadi di China. Oleh karena itu, Pemerintah Rusia benar-benar menutup pintu bagi warga negara China.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Hingga saat ini, Pemerintah Rusia belum menjelaskan tentang warga negara China yang memang tengah berada di wilayahnya.
Kasus virus novel corona (Covid-19) kian meningkat dari hari ke hari sejak ditemukan pertama kali di Wuhan, China. Hingga Selasa (18/2), korban jiwa akibat virus tersebut telah mencapai 1.873 di berbagai belahan dunia. Sebagian besar korban jiwa adalah mereka yang terinfeksi di daratan China.
Melansir CNN, kematian akibat virus corona di luar China terjadi di Filipina, Taiwan, Jepang dan Prancis.
[Gambas:Video CNN]
Meski demikian, pemerintah China mengklaim telah ada 12.552 orang yang sembuh dari virus tersebut.
Di Rusia sendiri telah ada dua pasien virus corona. Sempat dinyatakan sembuh dan pulang ke rumah, dua orang tersebut lalu kembali dikarantina di rumah sakit lantaran muncul gejala mirip corona.
Ada pula seorang warga negara Rusia penumpang kapal Diamond Princess yang terinfeksi. Saat ini, kapal tersebut masih bersandar di pelabuhan di Jepang.