Australia Berhasil Padamkan Karhutla Setelah 8 Bulan

CNN Indonesia | Rabu, 04/03/2020 18:42 WIB
Australia Berhasil Padamkan Karhutla Setelah 8 Bulan Pemerintah negara bagian New South Wales, Australia berhasil memadamkan api karhutla setelah delapan bulan. (Foto: AP Photo/Rick Rycroft)
Jakarta, CNN Indonesia -- Pemerintah negara bagian News South Wales, Australia secara resmi mengatakan berhasil mengatasi kebakaran hutan setelah berjuang selama lebih dari 240 hari atau sekitar delapan bulan.

Mengutip CNNpada 13 Februari lalu, dinas pemadam kebakaran New South Wales mengumumkan untuk pertama kalinya titik api telah berhasil ditaklukkan.

"Untuk pertama kalinya sejak awal Juli 2019, saat ini tidak ada kebakaran hutan atau lahan di #NSW," tulis Dinas Kebakaran Hutan Desa New South Wales melalui akun Twitter resminya.


"Itu (kebakaran hutan) terjadi lebih dari 240 hari," tulisnya.

Bulan lalu, dinas pemadam kebakaran mengakui jika musim panas yang terjadi dalam waktu lama memicu kegelisahan, trauma dan melelahkan.

Hujan yang turun dalam sebulan terakhir diakui turut berimbas signifikan terhadap pemadaman api. Diketahui lebih dari 30 kebakaran berhasil dipadamkan dalam sepekan.

[Gambas:Video CNN]

Wakil komisaris dinas pemadam kebakaran, Rob Rogers, mengatakan bahwa kebakaran hutan kali ini membuat warga dan petugas pemadam kebakaran sempat patah semangat dan mengalami penderitaan panjang.

New South Wales merupakan negara bagian yang mengalami bencana kebakaran hutan terparah di Australia. Asap karhutla memicu cuaca buruk, salah satunya kualitas udara masuk kategori berbahaya pada Desember lalu.

Secara total sekitar 28 orang tewas, 3.000 rumah hancur, dan ribuan hewan mati terpanggang.

Australia sebenarnya kerap dihadapkan pada bencana kebakaran hutan setiap memasuki musim panas. Namun cuaca panas ekstrem dan kekeringan membuat bencana terburuk semakin parah. (CNN/evn)