Turis di Mesir Jadi Kematian Akibat Corona Pertama di Afrika

CNN Indonesia | Senin, 09/03/2020 05:52 WIB
Seorang warga Jerman yang meninggal di Mesir menjadi kematian pertama akibat Virus Corona di Benua Afrika. Ilustrasi kasus Corona. (Chinatopix via AP)
Jakarta, CNN Indonesia -- Seorang turis Jerman meninggal akibat Virus Corona di sebuah resor Sinai, Mesir, pada Minggu (8/3). Kasus ini pun menjadi kematian pertama akibat wabah ini di Afrika.

Dikutip dari AFP, Kementerian Kesehatan Mesir menyebut, "Warga negara Jerman berusia 60 tahun itu menunjukkan gejala demam, masuk rumah sakit Hurghada pada 6 Maret," sebelum dinyatakan positif Covid-19.

Turis itu, yang tiba dari Jerman seminggu yang lalu, meninggal setelah menolak dipindahkan ke bangsal isolasi sampai 7 Maret ketika ia menderita "pneumonia akut".

Pada Sabtu (7/3), Kemenkes Mesir mengumumkan 45 kasus yang diduga orang Mesir dan orang asing yang tertular virus di atas kapal pesiar Nil.

Perdana Menteri Mostafa Madbouli mengatakan kapal itu membawa 171 orang, yang terdiri dari 101 orang asing dan 70 awak Mesir.

[Gambas:Video CNN]
Selain kasus kapal pesiar, Mesir telah mendeteksi tiga kasus virus, yang pertama kali diumumkan pada 14 Februari.

Pekan lalu, Kemenkes mengatakan bahwa pasien pertama adalah seorang warga negara China. Pasien itu telah pulih dan dilepas dari isolasi.

Dua kasus lainnya adalah seorang warga Kanada yang bekerja di sebuah perusahaan minyak, dan warga Mesir yang kembali dari Serbia melalui Prancis, yang kini masih menjalani perawatan.

Negara-negara lain, termasuk Prancis, telah mengumumkan bahwa enam pelancong yang kembali dari Mesir dinyatakan positif virus itu.

Menteri Dalam Negeri Israel Aryeh Deri pada Minggu (8/3) mengumumkan larangan masuk ke negaranya bagi "siapapun yang telah berada di Mesir selama dua minggu terakhir dan bukan warga negara atau penduduk Israel".




(AFP/arh)