Italia Diisolasi Total Akibat Corona, WNI Diminta Waspada

CNN Indonesia | Selasa, 10/03/2020 20:17 WIB
Italia Diisolasi Total Akibat Corona, WNI Diminta Waspada Situasi jalanan di Italia yang lengang akibat virus corona. KBRI Roma menyatakan layanan bagi WNI dan WNA agak terganggu karena isolasi total Italia akibat virus corona. (Miguel MEDINA / AFP)
Jakarta, CNN Indonesia -- Kedutaan Besar Republik Indonesia di Roma mengimbau seluruh warga Indonesia yang berada Italia mengikuti aturan isolasi pemerintah setempat untuk menekan penyebaran virus corona. Mereka juga meminta seluruh warga Indonesia tetap tenang dan meningkatkan kewaspadaan.

Dalam surat imbauan KBRI Roma yang diterima CNNIndonesia.com pada Selasa (10/3), WNI diharapkan untuk sementara waktu tidak melakukan perjalanan ke Italia.


"Bagi WNI di Italia untuk tetap dan mengikuti ketentuan pemerintah Italia," demikian isi surat imbauan KBRI Roma.


KBRI Roma juga menyatakan isolasi total yang diberlakukan pemerintah Italia membuat mereka untuk sementara menghentikan layanan kekonsuleran bagi warga asing.

Sementara layanan paspor dan Surat Perjalanan Laksana Paspor (SPLP) bagi WNI masih tetap dilakukan dengan perjanjian terlebih dahulu.

[Gambas:Video CNN]

"KBRI sedang dan terus memantau situasi usai pemberlakuan ketentuan dimaksud," lanjut isi imbauan tersebut.

KBRI Roma mengklaim selalu melakukan komunikasi dan koordinasi dengan pihak-pihak terkait, termasuk perwakilan para mahasiswa dan masyarakat Indonesia di Italia. Mereka menyatakan sampai saat ini situasi dan kondisi WNI di Italia masih aman dan kondusif.

Di Italia saat ini terdapat 3.067 orang WNI. Mereka tersebar di wilayah Lombardia (943), Lazio (656), Emilia-Romagna (279), Piemonte (172), Veneto (157), Toscana (142) dan wilayah lainnya.

Merujuk data Kementerian Kesehatan Italia, tercatat ada 7.985 kasus positif virus corona. Dari jumlah tersebut dilaporkan 463 orang meninggal dunia, serta 724 orang sembuh.
Italia Diisolasi Total Akibat Corona, WNI Diminta Waspada(CNN Indonesia/Fajrian)
Di antara yang positif virus corona, sebanyak 2.936 orang dalam diisolasi di kediaman masing-masing, 4.316 orang dirawat di rumah sakit, dan 733 orang dalam masuk dalam unit perawatan intensif. (ayp/ayp)