Tenggak Miras Beracun Buat Obati Corona, 27 WN Iran Tewas

CNN Indonesia | Selasa, 10/03/2020 22:17 WIB
Tenggak Miras Beracun Buat Obati Corona, 27 WN Iran Tewas Ilustrasi. Sebanyak 27 warga Iran meninggal akibat minum miras oplosan beracun yang diyakini membantu menyembuhkan virus corona. (Istockphoto/Fergregory)
Jakarta, CNN Indonesia -- Sebanyak 27 warga Iran meninggal akibat keracunan usai menenggak minuman keras oplosan yang tercemar metanol, karena diyakini bisa membantu menyembuhkan virus corona.

Menurut laporan kantor berita IRNA yang dilansir AFP, Selasa (10/3), peristiwa tersebut terjadi di dua daerah. Sebanyak 20 orang meninggal di wilayah tenggara provinsi Khuzestan, serta tujuh orang tewas di wilayah Alborz usai menenggak miras oplosan.


Menurut Ali Ehsanpour, perwakilan Fakultas Kedokteran Universitas Jundishapur di Ahvaz, Ibu Kota Khuzestan, menyatakan sebanyak 218 orang dirawat akibat keracunan miras oplosan tersebut.


"Mereka keracunan karena ada kabar meminum minuman beralkohol efektif untuk mengobati virus corona," kata Ehsanpour.

Jaksa penuntut umum Alborz, Mohammad Aghayari, mengatakan korban tewas akibat menenggak miras oplosan dipicu ulasan di internet yang menyatakan alkohol bisa mematikan virus corona.

[Gambas:Video CNN]

Iran melarang konsumsi minuman beralkohol kecuali bagi warga non-Muslim. Mengonsumsi miras oplosan yang mengandung metanol bisa menyebabkan kebutaan, kerusakan hati hingga kematian.

Menurut IRNA, 16 orang yang terinfeksi virus corona di Khuzestan meninggal pada Minggu pekan lalu.
Tenggak Miras Beracun Buat Obati Corona, 27 WN Iran Tewas(CNN Indonesia/Fajrian)
Sampai saat ini kasus infeksi virus corona di Iran mencapai 7.161 orang di 31 provinsi, dengan 237 kematian. (ayp/ayp)