Australia Usulkan Pertemuan G20 Darurat Virus Corona

CNN Indonesia | Minggu, 15/03/2020 14:44 WIB
Menurut PM Australia Scott Morrison, pertemuan darurat antar anggota G20 penting karena virus corona berdampak pada perekonomian. Menurut PM Australia Scott Morrison, pertemuan darurat antar anggota G20 penting karena virus corona berdampak pada perekonomian. (AFP/Alex Edelman).
Jakarta, CNN Indonesia -- Perdana Menteri Australia Scott Morrison menyuarakan pertemuan darurat G20 terkait penanganan penyebaran virus corona. Ia mengatakan Perdana Menteri Inggris Boris Johnson mengatakan telah menyetujui rencana pertemuan darurat dengan para menteri keuangan dan pemimpin negara G20.

"PM Inggris dan saya tadi malam setuju pertemuan penting diperlukan untuk G20 bersama para menteri keuangan dan gubernur bank sentral. Ini krisis kesehatan yang jelas-jelas memengaruhi perekonomian," kata Scott Morrison, dilansir AP, Minggu (15/3).

Ia berpendapat melalui pertemuan darurat G20 tersebut para pemimpin bisa membahas cara meminimalisasi dampak dalam sektor keuangan.


"Kita tahu virus ini tak bisa dihentikan secara langsung. Tapi kita memperlambat penyebaran virus. Tak ada yang tahu sampai kapan ini akan berlangsung. Bisa lebih cepat, bisa lebih lambat," tutur Morrison.

Dalam kesempatan itu, Morrison juga menyatakan semua warganya yang baru dari luar negeri harus mengisolasi diri sendiri selama dua pekan. Hal itu menjadi kebijakan baru pemerintahan Australia dalam mencegah penyebaran virus corona (COVID-19).

"Kami memberlakukan peraturan karantina diri sendiri bagi seluruh kedatangan dari luar negeri ke Australia. Ini berlaku sejak tengah malam nanti," katanya.

Ia mengatakan berdasarkan pengamatan selama ini, sebagian besar jumlah kasus virus corona disebabkan transmisi dari negara lain. Sehingga, hal itu dinilai harus dicegah melalui karantina diri sendiri setelah pulang dari luar negeri.

Selain itu, pemerintah Australia juga akan melarang kedatangan seluruh kapal pesiar dalam 30 hari mendatang. Masa waktu pelarangan akan terus diperbarui mengikuti situasi dan kondisi perkembangan global terkait virus corona.

Morrison turut mengimbau masyarakat menghindari acara pertemuan yang dihadiri lebih dari 500 orang. Pemerintah Australia juga akan melarang pagelaran yang bakal dihadiri banyak orang.

Berdasarkan data Minggu (15/3) siang di Indonesia, Australia memiliki 250 kasus virus corona, tiga meninggal dan 23 orang telah sembuh.

[Gambas:Video CNN]

(chri/bir)