Cegah Corona Meluas, RI Tunda Bebas Visa bagi Warga Asing

CNN Indonesia | Selasa, 17/03/2020 18:07 WIB
Pemerintah menyatakan penundaan penerbitan visa dilakukan untuk mencegah penularan virus corona semakin meluas. Ilustrasi.Pemerintah menyatakan penundaan penerbitan visa dilakukan untuk mencegah penularan virus corona semakin meluas. (ANTARA FOTO/KBRI Beijing)
Jakarta, CNN Indonesia -- Pemerintah Indonesia memutuskan menunda penerbitan visa bagi pendatang warga asing selama satu bulan, sebagai tindakan penanggulangan penyebaran wabah virus corona.

Menteri Luar Negeri RI, Retno Marsudi, menuturkan aturan itu bagian dari kebijakan tambahan pemerintah Indonesia terkait perlintasan orang dari dan ke Indonesia menyusul penyebaran virus corona (Covid-19).


"Terkait dengan pendatang/travelers orang asing dari semua negara, Pemerintah Indonesia memutuskan bahwa kebijakan Bebas Visa Kunjungan (BVK), Visa Kunjungan Saat Kedatangan (Visa on Arrival) dan Bebas Visa Diplomatik/Dinas ditangguhkan selama 1 bulan," kata Retno saat menyampaikan pernyataan pers melalui video di Jakarta, pada Selasa (17/3).


Retno mengimbau setiap orang asing yang akan berkunjung ke Indonesia diharuskan memiliki visa sesuai maksud dan tujuan kunjungan dari perwakilan diplomatik RI di negara masing-masing.

Ia juga menuturkan pada saat pengajuan visa harus melampirkan surat keterangan sehat (health certificate) yang diterbitkan oleh otoritas kesehatan yang berwenang di masing-masing negara.

Retno juga menuturkan seluruh pendatang asing wajib mengisi dan menyerahkan kartu Health Alert Card kepada kantor kesehatan pelabuhan sebelum tiba di bandara Indonesia.

[Gambas:Video CNN]

Sejauh ini, Indonesia menerapkan kebijakan bebas visa bagi sekitar 90 negara di dunia dan visa kedatangan bagi 62 negara. Selain itu, Retno juga memaparkan bahwa pemerintah melarang seluruh pendatang yang dalam 14 hari terakhir mengunjungi Iran, Italia termasuk Vatikan, Spanyol, Perancis, Jerman, Swiss, dan Inggris untuk masuk dan singgah ke Indonesia.

Meski begitu, Retno menuturkan pemerintah masih mengizinkan WNI yang tengah berada di tujuh negara itu untuk pulang ke Tanah Air. Namun, mereka harus dikarantina 14 hari terlebih dahulu.

"Bagi WNI yang berkunjung ke negara-negara tersebut di atas, akan dilakukan pemeriksaan tambahan oleh Kantor Kesehatan Pelabuhan setiba di Tanah Air," ucap Retno.
Cegah Corona Meluas, RI Tunda Bebas Visa bagi Warga Asing(CNN Indonesia/Fajrian)
Retno menuturkan jika hasil pemeriksaan memaparkan ada gejala Covid-19, maka para WNI tersebut akan diamati selama 14 hari di fasilitas pemerintah.

Selain itu, Retno mengatakan kebijakan larangan masuk bagi pendatang dari China, negara sumber penyebaran corona, masih berlaku. (rds/ayp)
TOPIK TERKAIT
REKOMENDASI
LAINNYA DI DETIKNETWORK