PM Australia Kesal Warga Memborong Barang Dipicu Wabah Corona

CNN Indonesia | Jumat, 20/03/2020 03:15 WIB
Pemerintah Australia mengatakan persediaan bahan makanan mereka masih mencukupi dan warga tidak perlu panik. PM Australia, Scott Morrison. Pemerintah Australia mengatakan persediaan bahan makanan mereka masih mencukupi dan warga tidak perlu panik. (Nicholas Kamm / AFP)
Jakarta, CNN Indonesia -- Perdana Menteri Australia, Scott Morrison, kesal akibat ulah sejumlah penduduknya yang panik dan memborong serta menimbun barang kebutuhan pokok akibat khawatir dengan wabah virus corona.

Seperti dilansir CNN, Rabu (18/3), penduduk di seluruh Australia memborong sejumlah barang di gerai swalayan. Tindakan itu bahkan memicu perselisihan yang berujung pertengkaran di antara sesama penduduk.


Morrison sampai harus menekankan supaya para penduduk Negeri Kanguru tidak perlu melakukan tindakan seperti itu.


"Sudah hentikan. Ini tidak masuk akal, dan juga tidak membantu dan saya harus sampaikan, ini adalah salah satu hal yang paling mengecewakan yang saya saksikan ketika penduduk Australia bersikap terhadap krisis ini. Itu bukan sikap kita sebagai manusia," kata Morrison dalam jumpa pers.

Sejumlah pakar kesehatan dan dokter di Australia mengkritik sikap Morrison yang tidak kunjung menerapkan isolasi terhadap masyarakat secara tegas.

Morrison kini melarang kegiatan yang mengundang keramaian yang digelar di dalam ruangan dengan peserta lebih dari seratus orang. Namun, dia berkeras sekolah tetap berjalan dan memastikan setiap rumah sakit mempunyai staf yang cukup.

"Ini kejadian yang terjadi setiap 100 tahun sekali, kita belum pernah melihat hal seperti ini di Australia sejak setelah Perang Dunia, tetapi bersama-sama kita akan menghadapi tantangan ini," kata Morrison

[Gambas:Video CNN]

Morrison memperkirakan dampak dan gangguan akibat virus corona bisa mencapai enam bulan ke depan atau lebih lama lagi.

Sampai hari ini tercatat ada lebih dari 450 kasus infeksi virus corona di Australia. Padahal, negara itu baru saja melalui bencana kebakaran hutan dan lahan yang merenggut nyawa 33 orang.

Penduduk Australia disebut mengabaikan imbauan untuk tetap tenang dan tidak panik. Bahkan menurut laporan, polisi sampai harus turun tangan mengatur massa yang menyerbu gerai swalayan Costco di Sydney.

Persediaan buah, daging, dan beras sudah kosong di sejumlah swalayan di Melbourne, Brisbane, Perth, dan Sydney. Seorang pria di Melbourne, Matthew Weijers, mengatakan kesulitan untuk mendapatkan popok untuk bayinya, Adelyn, akibat aksi borong tersebut.

"Ini gila, semua orang bersatu ketika menghadapi kebakaran hutan dan sekarang malah berkelahi gara-gara berebut barang dan menyerobot antrean di swalayan," kata Matthew.
PM Australia Kesal Warga Memborong Barang Dipicu Wabah Corona(CNN Indonesia/Fajrian)
Jaringan gerai supermarket Woolworths bahkan kini melarang pengunjung membeli barang untuk jenis yang sama lebih dari dua. Sejumlah swalayan lain juga membatasi pembelian tisu toilet.

"Kita tidak kekurangan makanan. Persediaan kita masih banyak," kata Direktur Eksekutif Federasi Petani Nasional Australia, Tony Mahar. (ayp/ayp)