India Lockdown Total 21 Hari untuk Cegah Penyebaran Corona

CNN Indonesia | Selasa, 24/03/2020 22:52 WIB
India Lockdown Total 21 Hari untuk Cegah Penyebaran Corona India menetapkan lockdown total selama 21 hari untuk mencegah penyebaran virus corona lebih luas di negara berpopulasi 1,3 miliar orang tersebut. (AFP Photo/Diptendu Dutta)
Jakarta, CNN Indonesia -- Pemerintah India menetapkan lockdown total selama 21 hari untuk mencegah penyebaran virus corona lebih luas di negara berpopulasi 1,3 miliar orang tersebut.

Perdana Menteri India, Narendra Modi, mengumumkan bahwa penutupan negara ini akan berlaku mulai Selasa (24/3) tengah malam.

"Mulai jam 12 tengah malam ini, seluruh negara akan lockdown. Lockdown total," ujar Modi dalam pernyataan yang ditayangkan di televisi nasional.
Ia kemudian berkata, "Untuk menyelamatkan India, penduduknya, kalian, keluarga kalian. Semua jalan, semua permukiman, akan benar-benar lockdown."


Sebagaimana dilansir AFP, angka kasus corona di India sebenarnya terbilang cukup rendah ketimbang negara lainnya. Namun, terjadi lonjakan dalam beberapa hari belakangan hingga mencapai 519 kasus, 10 di antaranya meninggal dunia.

Modi mengingatkan bahwa warga harus menaati lockdown ini demi mencegah negaranya terpuruk akibat corona, mengingat sistem kesehatan di sana sangat rentan.

"Ini merupakan keharusan. Kami memang harus membayar dampak ekonomi dari keputusan ini, tapi untuk menyelamatkan semua anggota keluarga, ini merupakan tanggung jawab semuanya - prioritas utama," tutur Modi.

[Gambas:Video CNN]

Melanjutkan pernyataannya, Modi berkata, "Jika 21 hari ni tidak berhasil, negara dan keluarga kalian akan mundur 21 tahun. Saya mengatakan ini bukan sebagai perdana menteri kalian, tapi sebagai sesama warga negara dan anggota keluarga."

Sejak awal ditemukan kasus corona di India, pemerintah sebenarnya sudah mulai menerapkan lockdown di puluhan daerah, termasuk New Delhi.

Mereka juga sudah melarang penerbangan internasional selama sepekan terhitung mulai Minggu lalu, juga penerbangan domestik hingga pelabuhan.

Jalur kereta India-salah satu jaringan terbesar di dunia yang mengangkut lebih dari 20 juta penumpang setiap hari-juga ditangguhkan kecuali untuk pasokan kebutuhan sehari-hari. (has/has)