Perawat berusia 34 tahun itu diketahui mengalami tekanan dan stres berat karena sehari-hari berada di barisan depan untuk merawat pasien Covid-19.
Ia diketahui bekerja di Rumah Sakit San Gerardo di Monza, salah satu wilayah di Lombardia yang menjadi pusat penyebaran virus corona di Italia.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Kondisi dan tekanan yang dialami para profesional seperti kami untuk memenuhi harapan banyak orang. Kita telah memilih profesi ini untuk kebaikan, namun sayangnya, juga kami menjadi orang dengan risiko tinggi," tulis federasi seperti mengutip New York Post.
[Gambas:Video CNN]
Sebelum memutuskan untuk mengakhiri hidup, Trezzi diketahui dirawat di rumah sakit tempatnya bekerja sejak 10 Maret lalu.
Manajer umum RS San Gerardo, Mario Alparone mengatakan setelah dirawat sejak 10 Maret kondisinya berangsur-angsur membaik dan statusnya tidak lagi di bawah pengawasan.
Foto: CNNIndonesia/Basith Subastian |
Lembaga penelitian Italia mencatat hingga Selasa, sekitar 5.760 pekerja medis telah terinfeksi virus corona.
Kendati jumlah kasusnya masih di bawah China, angka kematian akibat virus corona di Italia merupakan yang tertinggi di dunia. China hingga kini melaporkan 3.287 pasien meninggal dan 74.041 pasien sembuh.
Catatan redaksi: Judul berita diubah pada Kamis (26/3) pukul 16.45 WIB untuk menghindari kesalahpahaman. (evn)
Foto: CNNIndonesia/Basith Subastian