Pemilik kucing dilaporkan sempat berkunjung ke Italia kemudian melakukan kontak dekat dengan peliharaannya selepas pulang. Tak lama kemudian kucing mengalami sakit dan pemeriksaan menyatakan hal itu disebabkan virus corona.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Seorang profesor Fakultas Kedokteran Universitas Ghent sekaligus spesialis virologi, Hands Nauwynck mengatakan ia akan melakukan penelitian terkait hal ini.
"Saya tidak punya kritik terhadap kolega saya di Liege University. Diagnosis telah dibuat, saya tidak ragu dengan hasilnya. Tapi kita sedang berurusan dengan tes PCR (polymerase chain reaction), cara mengidentifikasi bahan genetik virus," ujarnya.
"Tes ini positif untuk corona, baik. Tapi bagaimana tes dilakukan? Bagaimana sampel diambil dan dapatkah hasil itu dipercaya?" lanjut Nauwhynck.
Lebih banyak tes harus dilakukan terhadap sampel kucing tersebut, agar hasil diagnosa akurat. Khususnya karena kasus kucing tertular virus corona dari manusia merupakan kasus luar biasa.
[Gambas:Video CNN]
Kondisi terkini kucing tersebut dinyatakan baik. Pemiliknya pun berangsur membaik meskipun lebih lambat dari peliharaannya. (fey/fea)