Dokter Tangani Pasien Corona di India Malah Diserang Warga

CNN Indonesia | Sabtu, 04/04/2020 05:35 WIB
Sejumlah tenaga medis di Madhya Pradesh, di India yang menangani pasien virus corona dilempari batu oleh ratusan penduduk. Ilustrasi penduduk India. Sejumlah tenaga medis di Madhya Pradesh, di India yang menangani pasien virus corona malah diserang penduduk. (AP/Altaf Qadri)
Jakarta, CNN Indonesia -- Segerombolan orang di negara bagian Madhya Pradesh, India, melemparkan batu kepada beberapa petugas medis yang hendak menangani orang terduga pengidap virus corona.

Insiden tersebut terjadi tepatnya di Kota Indore pada Rabu (1/3) lalu.

Polisi setempat mengungkapkan, dua orang dokter dan tiga petugas medis setempat diserang ketika mereka tengah menangani seorang pasien virus corona (Covid-19).


"Itu sekitar pukul 14.30 dan kami sedang menasihati seorang pasien ketika sekitar 200 orang datang dan mulai melempari batu. Beruntung bahwa seorang pejabat distrik bersama kami hari itu dan membawa kami keluar dengan mobil," kata salah satu dokter, Trupti Katdare, seperti dikutip CNN, Jumat (3/4).


Katdare dan petugas lainnya pun harus kembali ke area yang sama pada hari berikutnya untuk melanjutkan pemeriksaan virus corona. Ia mengatakan, semua petugas tidak mengalami luka serius, hanya cedera ringan pada kaki.

Para dokter di India yang bertugas menangani corona mendapat cap buruk di mata masyarakat. Mereka dianggap masyarakat ikut menyebarkan virus dan menjadi korban diskriminasi.

Para warga khawatir petugas kesehatan dapat membawa virus dan menularkannya di masyarakat.

Menurut informasi kepolisian Indore, setidaknya empat orang ditahan karena insiden tersebut. Mereka ditangkap dengan tuduhan penyerangan atau aksi kriminal untuk menghalangi pelayan publik dari pelaksanaan tugas dan menjalankan fungsi-fungsinya.

Aparat keamanan menyatakan akan menindak tegas orang-orang yang bertanggung jawab dalam insiden tersebut. Mereka berencana untuk melakukan identifikasi dan menangkap lebih banyak orang.

[Gambas:Video CNN]

"Sisanya diidentifikasi melalui rekaman video, kami akan mengambil tindakan terhadap mereka," kata Wakil inspektur jenderal kepolisian Indore, Harinarayanchari Mishra.

Pejabat pemerintah juga telah meminta warga untuk berhenti menyerang para tenaga medis, yang justru mengabdikan diri untuk menyelamatkan orang lain.

"Serangan terhadap dokter dan staf paramedis yang mempertaruhkan nyawa mereka untuk menyelamatkan orang tidak akan ditoleransi. Tindakan keras akan diambil berdasarkan Undang-Undang Keamanan Nasional," kata Menteri Besar Madhya Pradesh, Shivraj Chouhan, dalam sebuah pernyataan.

Di New Delhi, sejumlah petugas medis juga mengeluhkan hal yang sama. Mereka mengaku telah dikucilkan dan didiskriminasi oleh masyarakat setempat yang khawatir akan kondisi para dokter, yang mungkin terinfeksi virus dari pasien Covid-19.

Beberapa dokter bahkan diusir atau diancam aliran listrik di rumah mereka akan diputus.

"Para dokter ini menyelamatkan hidup kita, mempertaruhkan nyawa mereka. Tuan tanah mereka seharusnya tidak melakukan ini. Ini salah," kata kepala menteri New Delhi, Arvind Kejriwal, dalam cuitannya di Twitter.
Tenaga Medis Urus Pasien Corona di India Malah Dilempari Batu(CNN Indonesia/Fajrian)
Sejauh ini, India telah mencatatkan 2.567 kasus virus corona dengan 72 orang meninggal. Sementara itu, jumlah pasien yang sudah dinyatakan sembuh yakni 192 orang. (ang/ayp)