Pria Menyerang Warga dengan Pisau di Tengah Lockdown Prancis

AFP, CNN Indonesia | Sabtu, 04/04/2020 19:16 WIB
Pria Menyerang Warga dengan Pisau di Tengah Lockdown Prancis Ilustrasi. Suasana sepi di Prancis di tengah lockdown akibat corona. (AP Photo/Laurent Cipriani)
Jakarta, CNN Indonesia -- Seorang laki-laki menyerang beberapa orang dengan pisau di sebuah pusat perbelanjaan dan ruas jalan Romans-sur-Isere di Prancis bagian tenggara pada Sabtu (4/4). Penyerangan berlangsung di tengah penutupan akses (lockdown) yang diberlakukan oleh pemerintah setempat.

Penyerangan mengakibatkan dua orang laki-laki meninggal dan tujuh orang mengalami luka-luka. Salah satu korban luka dinyatakan dalam kondisi kritis di rumah sakit. 

Pelaku menyerang dengan sebuah pisau. Saat ini, pelaku sudah ditangkap oleh aparat keamanan. Penangkapan dilakukan sekitar pukul 11.00 waktu setempat.


Prancis sudah melangsungkan skema lockdown selama tiga minggu. Kebijakan diambil untuk menekan penyebaran pandemi virus corona atau Covid-19 di negara kawasan Eropa itu.

Pemerintah setempat bahkan memberlakukan denda senilai 35 euro atau US$38 setara Rp623 ribu per orang kepada warga yang ke luar rumah di tengah pelaksanaan lockdown. Denda itu kemudian meningkat menjadi 135 euro atau setara Rp2,4 juta per orang mulai 19 Maret 2020.

Menurut data Kepolisian Prancis setidaknya hukuman denda sudah diberikan ke 4.095 orang warga yang melanggar ketentuan lockdown. Kasus positif virus corona di Prancis masih meningkat dari hari ke hari.

Berdasarkan data penyebaran virus corona Johns Hopkins University pada Sabtu (4/4) pukul 18.00 WIB, jumlah kasus positif di Prancis mencapai 83.029 kasus. Dari jumlah tersebut, sebanyak 14.135 orang sembuh dan 6.520 orang meninggal.

Saat ini, Prancis berada di peringkat kelima sebagai negara dengan kasus positif virus corona terbanyak di dunia. Posisi pertama diduduki oleh Amerika Serikat 278.458 kasus, Italia 119.827 kasus, Spanyol 119.199 kasus, dan Jerman 91.159 kasus.

[Gambas:Video CNN]


(uli/stu)