Trump Prediksi Banyak Kematian Dua Pekan ke Depan

CNN Indonesia | Minggu, 05/04/2020 17:19 WIB
Presiden AS Donald Trump memperkirakan banyak jumlah kematian akibat virus corona pada dua pekan ke depan. Presiden AS Donald Trump memperkirakan banyak jumlah kematian akibat virus corona pada dua pekan ke depan. (AP/Patrick Semansky).
Jakarta, CNN Indonesia -- Presiden Amerika Serikat Donald Trump memperkirakan dua pekan ke depan akan menjadi masa-masa yang berat melawan pandemi virus corona (covid-19). Trump menyebut akan terjadi banyak kematian pada dua pekan ke depan.

"Ini mungkin akan menjadi minggu terberat pada minggu ini dan minggu depan, sayangnya akan ada banyak kematian," kata Trump di Gedung Putih, Sabtu (4/4), dikutip dari CNN.com.

Namun, Trump menyebut kematian bisa diminimalkan jika dilakukan langkah mitigasi dan pencegahan.


"Kematian akan jauh lebih banyak daripada ini, jika ini (pencegahan) tidak dilakukan, tapi akan ada kematian," tutur Trump.

Sebagai langkah pencegahan, Trump meminta seluruh warganya untuk tetap berada di rumah dan menerapkan jaga jarak.

Sebanyak 1.000 tambahan personel medis militer juga akan dikirimkan ke New York yang menjadi episentrum virus corona di AS

Hingga Sabtu, tercatat kasus Covid-19 di AS mencapai 311.635 dengan 8.454 kematian dan 14.825 orang yang sembuh.

Awal pekan lalu, Gedung Putih mengestimasikan sekitar 100 ribu hingga 240 ribu orang di AS dapat meninggal karena Covid-19, bahkan saat anjuran jaga jarak sudah diikuti.

[Gambas:Video CNN]


(ptj/bir)