Dalam dua pekan terakhir, Australia dan Selandia Baru telah mencatat penurunan signifikan kasus penyebaran Covid-19. Hasil itu diperoleh setelah pemerintah secara ketat melarang warga keluar rumah dan melakukan pertemuan publik.
Perdana Menteri Australia Scott Morrison mengatakan pihaknya masih butuh waktu beberapa pekan ke depan untuk mencabut kebijakan lockdown.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Menteri Kesehatan Australia Greg Hunt mengatakan jika pelambatan kasus baru Covid-19 terkait dengan disiplin warga yang mematuhi aturan untuk tetap tinggal di rumah.
"Warga Australia melakukan dengan luar biasa, kami telah melihat kemajuan nyata," ujar Hunt.
Foto: CNNIndonesia/Basith Subastian |
Senada, kurva kasus Covid-19 di Selandia Baru juga dilaporkan mulai menurun drastis. Hari ini, Selasa (14/4) Selandia Baru hanya mencatat delapan kasus baru sehingga total menjadi 1.072 kasus. Selandia Baru mencatat penambahan kasus harian terendah selama lebih dari tiga minggu terakhir.
"Tujuan kami harus berjalan lebih awal dan bekerja keras, sehingga kami bisa melonggarkan lockdown dengan percaya diri," ujarnya menambahkan.
Ardern juga mengatakan jika pihaknya tidak akan mengambil tindakan lain, termasuk opsi melonggarkan lockdown dalam sepekan ke depan.
Data yang dirilis John Hopkins University mencatat hingga saat ini Australia memiliki 6.494 kasus Covid-19 dengan 61 orang meninggal. Sementara Selandia Baru memiliki 1.366 kasus dengan sembilan orang meninggal akibat virus corona. (afp/evn)
Foto: CNNIndonesia/Basith Subastian