Menteri Luar Negeri RI Retno Marsudi menuturkan hal itu disepakati 10 negara anggota dalam pertemuan tingkat tinggi (KTT) ASEAN khusus Covid-19 secara virtual pada Selasa (14/4).
Retno mengatakan usulan relokasi dana itu juga kembali dibahas dalam KTT ASEAN+3 bersama China, Korea Selatan, dan Jepang yang tertuang dalam pernyataan bersama seluruh anggota seusai pertemuan berlangsung.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Relokasi dana ini, tutur Retno, diprioritaskan untuk membeli peralatan kesehatan dan kebutuhan lainnya yang dibutuhkan negara ASEAN dalam menanggulangi penyebaran Covid-19 di kawasan.
Meski begitu, Retno tak menjelaskan jumlah pasti anggaran yang dialokasikan untuk dana darurat tersebut.
Foto: CNN Indonesia/Fajrian |
Selain soal anggaran, Retno juga menuturkan ASEAN sepakat membentuk prosedur protokol pelacakan dan investigasi bersama penyebaran wabah corona.
Protokol bersama ini, kata Retno, penting dibentuk demi menyetop penyebaran virus corona secara lintas batas di kawasan.
Retno menuturkan pembentukan protokol bersama itu merupakan gagasan Indonesia dalam menyikapi perkembangan kasus corona yang terus melonjak di Asia Tenggara.
Malaysia menjadi negara dengan kasus corona tertinggi di Asia Tenggara yakni mencapai 4.817 pasien dengan 77 kematian.
Meski begitu, Indonesia menjadi negara dengan angka kematian akibat corona tertinggi di ASEAN yakni mencapai 399 kematian dengan total 4.557 kasus per hari ini. (rds/evn)
Foto: CNN Indonesia/Fajrian