Sebelumnya, Arab Saudi melakukan kebijakan lockdown atau penutupan wilayah selama 24 jam untuk memerangi penyebaran penularan Covid-19 di negara itu.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Jemaah melakukan salat menghadap kiblat, Ka'bah, yang berada di dalam Masjidil Haram, Makkah, sebelum pandemi global Covid-19. (AFP Photo/Bandar Aldandani) |
Meski demikian, Kota Suci Makkah tidak termasuk dalam pelonggaran masa lockdown. Pasalnya, Makkah dan sejumlah tempat lainnya di Arab Saudi tercatat sebagai wilayah yang memiliki jumlah penyebaran virus corona yang amat tinggi.
Sejumlah negara di kawasan Timur Tengah dan Afrika Utara juga memberlakukan pelonggaran masa lockdown selama masa-masa bulan Ramadan ini.
Pada Sabtu (25/4) Kementerian Kesehatan Arab Saudi mengumumkan jumlah kasus virus corona di negara itu mencapai 16.299. Total 136 pasien yang tertular meninggal dan 2.215 sembuh.
Arab Saudi sendiri menunda penyelenggaraan umrah sejak bulan lalu demi menekan penyebaran virus corona di negara mereka.
Pemerintah Kerajaan juga belum mengumumkan untuk melanjutkan rencana penyelenggaraan haji yang jatuh pada Juli. Meskipun demikian, mereka meminta umat Islam di seluruh dunia untuk menunda persiapan haji. (afp/bac)
Jemaah melakukan salat menghadap kiblat, Ka'bah, yang berada di dalam Masjidil Haram, Makkah, sebelum pandemi global Covid-19. (AFP Photo/Bandar Aldandani)