Bachelet menyebut aksi harus dilakukan untuk menghindari tragedi kemanusiaan karena muslim Rohingya di dalam kapal tersebut berada dalam kondisi kelaparan.
"Dengan semangat solidaritas dan di awal bulan suci Ramadan, saya mengimbau Anda untuk membuka pelabuhan dan membiarkan kapal-kapal itu mendarat."
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Permintaan PBB ini dibuat setelah Menteri Luar Negeri Bangladesh A.K Abdul Momen menyatakan pihaknya tidak akan menerima kapal tersebut.
Beberapa hari sebelumnya, warga Rohingya meninggal di atas kapal di lautan lepas karena sudah ada di laut lepas selama dua bulan sebelum bisa mendarat.
Para muslim Rohingya dipercaya ingin pergi ke Malaysia karena negara tersebut mayoritas muslim dan memiliki peluang mendapatkan pekerjaan lebih baik.
Juru bicara penjaga perbatasan pantai menyatakan tidak ada kapal yang terlihat sejak mereka menyelamatkan kapal nelayan yang membawa 396 pengungsi dalam kondisi kelaparan. Pada kapal tersebut, setidaknya 60 orang meninggal dunia. (ans/afp/ptr)