Tunangan PM Inggris Boris Johnson Melahirkan Anak Lelaki
CNN Indonesia
Kamis, 30 Apr 2020 10:15 WIB
Jakarta, CNN Indonesia -- Perdana Menteri Inggris Boris Johnson dan tunangannya, Carrie Symonds mengumumkan kelahiran anak mereka pada Rabu (29/4).
Symonds melahirkan anak berjenis kelamin laki-laki. Symonds dan bayi berada dalam kondisi sehat setelah proses persalinan tersebut.
"Perdana Menteri dan Symonds mengucapkan terima kasih pada kerja luar biasa unit bersalin rumah sakit," ucap juru bicara, dikutip dari CNN.
Kelahiran anak ini menambah kabar bahagia bagi Johnson yang beberapa hari sebelumnya sudah kembali bekerja setelah jadi pemimpin dunia pertama yang terkena virus corona.
Boris Johnson dinyatakan positif corona pada Maret lalu dan sempat berada di ruang Unit Perawatan Intensif (ICU) selama tiga hari di awal April. Setelah itu kondisi Johnson berangsur membaik dan akhirnya dinyatakan negatif corona.
Symonds juga sempat mengungkapkan bahwa ia mengalami gejala-gejala yang mengarah pada virus corona.
Juru bicara Perdana Menteri menyatakan Boris Johnson akan mengambil cuti kelahiran namun tidak akan dilakukan saat ini, melainkan kemungkinan pada akhir tahun nanti.
Johnson saat ini disibukkan agenda untuk menangani corona di Inggris.
Berdasarkan data Worldometer, Inggris Raya mencatatkan total 165.221 kasus positif corona dengan jumlah korban jiwa mencapai 26.097. (ptr/ayp)
[Gambas:Video CNN]
Symonds melahirkan anak berjenis kelamin laki-laki. Symonds dan bayi berada dalam kondisi sehat setelah proses persalinan tersebut.
Lihat juga:Desas-desus di Seputar Pemimpin Korut |
"Perdana Menteri dan Symonds mengucapkan terima kasih pada kerja luar biasa unit bersalin rumah sakit," ucap juru bicara, dikutip dari CNN.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Boris Johnson dinyatakan positif corona pada Maret lalu dan sempat berada di ruang Unit Perawatan Intensif (ICU) selama tiga hari di awal April. Setelah itu kondisi Johnson berangsur membaik dan akhirnya dinyatakan negatif corona.
Symonds juga sempat mengungkapkan bahwa ia mengalami gejala-gejala yang mengarah pada virus corona.
Juru bicara Perdana Menteri menyatakan Boris Johnson akan mengambil cuti kelahiran namun tidak akan dilakukan saat ini, melainkan kemungkinan pada akhir tahun nanti.
Johnson saat ini disibukkan agenda untuk menangani corona di Inggris.
Berdasarkan data Worldometer, Inggris Raya mencatatkan total 165.221 kasus positif corona dengan jumlah korban jiwa mencapai 26.097. (ptr/ayp)
[Gambas:Video CNN]