Partai pendukung Trump itu menyatakan, lewat UU Pertanggungjawaban Covid-19, Trump dapat menjatuhkan sanksi ke China jika mereka tidak mau bertanggung jawab penuh atas pandemi virus corona.
Sanksi tersebut bisa pembekuan aset, larangan perjalanan, dan pencabutan visa, serta membatasi akses bisnis China ke pembiayaan bank AS dan pasar modal.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Jim menuding China berbohong mengenai asal-usul dan penyebaran virus corona hingga menyebabkan kerugian nyawa dan waktu di seluruh dunia.
Foto: CNN Indonesia/Fajrian |
Undang-undang ini akan memberikan Trump waktu 60 hari untuk menyerahkan hasil penyelidikan mengenai pertanggungjawaban China terhadap virus corona.
Penyelidikan tersebut dipimpin oleh Amerika Serikat dan sekutunya, atau badan PBB seperti Organisasi Kesehatan Dunia (WHO).
Trump juga harus memastikan bahwa China telah menutup pasar basah yang berisiko tinggi menyebarkan virus corona.
Selain itu, UU ini juga mendesak China untuk membebaskan aktivis Hong Kong yang ditahan.
Penggagas UU lainnya, Senator Lindsey Graham juga menyindir China yang tidak mau terbuka terhadap laboratorium di Wuhan. Berulangkali AS mengaku memiliki bukti kuat virus corona berasal dari lab di kota itu.
"China menolak untuk mengizinkan komunitas internasional masuk ke laboratorium Wuhan untuk menyelidiki," kata Lindsey Graham.
Kata dia, China melarang para ahli mempelajari bagaimana awalnya wabah ini bisa muncul. "Saya yakin Tiongkok tidak akan pernah bekerja sama dalam investigasi kecuali mereka dipaksa." (dea)
Foto: CNN Indonesia/Fajrian