Laporan ini merupakan pertama kalinya Thailand mencatat nihil kasus baru sejak corona pertama kali ditemukan di sana pada 13 Januari.
Juru bicara Pusat Administrasi Situasi Covid-19 (CCSA) Dr Taweesip Visanuyothin mengatakan nihil laporan kasus baru membuat Thailand tercatat memiliki 3.017 kasus.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sejak 3 Mei lalu Thailand mencatat penurunan kasus baru per harinya menjadi satu digit. Sementara pada 4 Mei sempat ada lonjakan 18 kasus setelah para pengungsi menjalani karantina di Songla.
Foto: CNN Indonesia/FajrianInsert Artikel - Waspada Virus Corona |
"Sebenarnya 4 Mei menjadi hari pertama ketika Thailand tidak memiliki kasus baru infeksi lokal karena 18 kasus yang dilaporkan hari itu berasal dari fasilitas karantina. Laporan tanpa kasus hari ini menjadikan status nol kasus baru," jelasnya.
Kendati sudah tidak ada laporan kasus baru, ia tetap mendorong warga untuk tetap mematuhi aturan menjaga jarak sosial, mencuci tangan, mengenakan masker, dan menjaga kebersihan.
Menurutnya, kondisi saat ini tak dipungkiri bisa membuat warga santai namun diharapkan untuk tidak gegabah.
Thailand mencatat sepanjang Mei sudah melakukan 34.444 tes dan hanya 0,18 persen yang dinyatakan positif terinfeksi corona. Selama 24 jam terakhir, ia juga mengatakan sekitar 46 pasien telah dinyatakan sembuh dan diperbolehkan pulang.
Thailand menjadi negara kedua di Asia Tenggara setelah Vietnam yang melaporkan nihil kasus baru corona. Vietnam terakhir melaporkan ada tambahan kasus baru pada 7 Mei yakni sebanyak 17 orang. (evn)
Foto: CNN Indonesia/Fajrian