Data yang dihimpun Worldometers juga mencatat saat ini ada 318.027 orang dinyatakan sembuh.
Amerika Serikat menempati urutan pertama kasus dan angka kematian tertinggi akibat virus corona secara global.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Penambahan kasus dan angka kematian corona di AS sejauh ini telah memicu protes dari banyak kalangan. Presiden Donald Trump sejak awal dinilai lamban menyikapi penyebaran virus corona di Amerika Serikat.
Foto: CNN Indonesia/FajrianInsert Artikel - Waspada Virus Corona |
Di tengah meningkatnya kasus corona, Trump beberapa kali mengkambinghitamkan China sebagai sumber penyebaran. Tak hanya itu, Trump beberapa kali juga menuding China menutupi sumber penyebaran virus hingga pengembangan vaksin.
Baru-baru ini Trump mengaku tak mau lagi bicara dengan Presiden Xi Jinping setelah silang pendapat perihal asal pandemi virus corona.
Trump mengaku kecewa dengan sikap China terkait pandemi itu. Saat ditanya bagaimana AS akan membalas China, Trump tak segan-segan melontarkan ancaman.
"Kami (AS) dapat melakukan beberapa hal. Kami dapat memutuskan seluruh hubungan (dengan China)," kata Trump. (evn)
Foto: CNN Indonesia/Fajrian