Menurut Perdana Menteri Mesir, Mostafa Madbouly, yang dikutip kantor berita Ahram Online dan dilansir CNN, Minggu (17/5), jam malam dan larangan berkumpul itu akan diterapkan pada 24 hingga 29 Mei mendatang.
Seluruh pusat perbelanjaan, pantai, hingga taman akan ditutup selama pemberlakuan jam malam dan larangan berkumpul.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Beberapa hari sebelumnya, pemerintah Arab Saudi akan memberlakukan kebijakan lockdown secara nasional saat libur Idulfitri untuk mencegah penyebaran virus corona.
Kementerian Dalam Negeri mengambil keputusan tersebut pada Selasa (12/5) ketika jumlah paparan virus melonjak. Arab saat ini menjadi negara dengan kasus Covid-19 tertinggi di wilayah Teluk.
Lockdown secara penuh akan diberlakukan di negara tersebut pada 23-27 Mei yang bertepatan dengan hari perayaan Idulfitri.
Penguncian wilayah sudah dilakukan di banyak lokasi, tetapi bulan lalu pemerintah melonggarkan pembatasan pada pukul 9 pagi hingga 5 sore.
Mal dan toko sudah kembali dibuka, kecuali di lokasi-lokasi tertentu termasuk Mekah yang merupakan daerah dengan kasus tinggi meskipun telah dilakukan penguncian wilayah secara ketat.
Upaya lain yang dilakukan Saudi untuk mengontrol penyebaran virus corona adalah menutup bioskop dan restoran serta menghentikan penerbangan. (ayp/ayp)