Wapres Sudan Selatan Positif Virus Corona

CNN Indonesia | Selasa, 19/05/2020 20:58 WIB
South sudan's ex-vice president and former rebel leader Riek Machar gestures as he arrives for a meeting with South Sudan's President Salva Kiir at the presidential office in Juba on October 19, 2019. - The 2018 peace agreement that has been delayed by disputes sets November 2019 as the deadline to form a power-sharing government in South Sudan. (Photo by Akuot Chol / AFP) Wakil Presiden Sudan Selatan Riek Machar dinyatakan positif terinfeksi virus corona. Dia terpapar Covid-19 tanpa gejala. (Akuot Chol / AFP)
Jakarta, CNN Indonesia -- Wakil Presiden Sudan Selatan Riek Machar dinyatakan positif terinfeksi virus corona. Menurut pernyataan kantor kepresidenan, Senin (18/5) Machar saat ini dalam kondisi sehat. Dia terpapar Covid-19 tanpa gejala.

Istri Machar, yakni Menteri Pertahanan Angelina Teny, dan sejumlah staf kantor dan pengawalnya juga dinyatakan positif Covid-19

Seperti dikutip dari AFP, Machar mulai hari ini akan menjalani karantina mandiri di kediamannya selama 14 hari ke depan.



Menurut data terbaru yang dirilis Kementerian Kesehatan pada Senin (18/5), Sudan Selatan sejauh ini telah mencatat 339 kasus Covid-19 dan enam kematian.

Jumlah kasus tersebut diraih berdasarkan pengetesan yang dilakukan hanya terhadap 3.908 orang.
Foto: CNN Indonesia/Fajrian

Pekan lalu, para pejabat mengumumkan virus itu telah menyebar hingga kamp penampungan di ibu kota Juba. Dua kasus telah dikonfirmasi di sana.

Sebuah kasus juga telah dikonfirmasi di kamp serupa di Bentiu utara, rumah bagi hampir 120.000 penduduk.


Negara itu dilanda krisis kemanusiaan dan kelaparan, bahkan setelah Machar dan Presiden Salva Kiir, saingan utama dalam perang saudara, membentuk pemerintah persatuan pada bulan Februari.

Keduanya tetap menemui jalan buntu, terutama dalam penyelesaian masalah utama seperti kontrol negara-negara kawasan.


Hingga pekan lalu, Machar masih menjadi salah satu anggota gugus tugas virus corona.

Tetapi pada hari Jumat Kiir membubarkan gugus tugas. Ssejumlah anggota gugus tugas lainnya juga dinyatakan positif Covid-19. (dea)

[Gambas:Video CNN]