Eks Miss Universe Malaysia Dikecam soal Komentar Demo AS

CNN Indonesia | Rabu, 03/06/2020 05:40 WIB
Samantha Katie James Mantan Miss Universe Malaysia, Samantha Katie James. (Screenshot via Instagram/@samanthakayty)
Jakarta, CNN Indonesia -- Mantan Miss Universe Malaysia, Samantha Katie James, menuai kritik setelah dia mengunggah serangkaian komentar kontroversial tentang aksi protes Black Lives Matter akibat kematian seorang warga kulit hitam di Minneapolis, George Floyd, yang terjadi di Amerika Serikat melalui akun Instagram.

Wanita berusia 25 tahun itu mengunggah beberapa Cerita Instagram (IG Stories), dan mengomentari orang-orang Afrika-Amerika yang berdemonstrasi menentang kebrutalan dan rasialisme polisi AS selama enam hari berturut-turut.


Kepada lebih dari 160.000 pengikutnya di Instagram, Samantha mengatakan aksi protes itu adalah bukti bahwa orang kulit putih telah menang dan menyebut para demonstran sebagai manusia yang bodoh.


"Saya tidak tinggal di Amerika dan itu tidak ada hubungannya dengan saya. Tapi bagi saya, sepertinya (orang berkulit) putih menang. Jika Anda marah, Anda merespon dengan amarah dan kesedihan, dan itu berarti ia memiliki kuasa atas Anda. (amarah dan kesedihan) memiliki kekuatan atas dirimu," tulisnya dalam IG Stories.

Di postingan IG Stories berikutnya ia menulis, "Anda memilih dilahirkan sebagai orang (dengan kulit) 'berwarna' di Amerika karena suatu alasan. Untuk mempelajari pembelajaran tertentu. Terima apa adanya, sampai sekarang kelaparan dan kemiskinan masih ada. Itulah kenyataannya. Itu tidak bisa dihindari. Hal terbaik yang bisa Anda lakukan adalah tetap tenang, lindungi hati, jangan biarkan hancur".

"Itu adalah tanggung jawabmu," tambahnya.


Dilansir Independent, Selasa (2/6), pernyataan Samantha menuai kritik dari masyarakat Malaysia di mana mereka juga ikut bersolidaritas dengan orang Amerika kulit hitam dan perjuangannya dalam melawan rasisme sistemik.

Salah seorang warganet berkomentar, "Meskipun mungkin Anda bermaksud baik, Anda telah membuat beberapa kesalahan besar yang tidak sopan dan sangat menyakitkan. Orang Afrika-Amerika belum diperlakukan setara selama hampir 400 tahun".

Komentar lain menyebutkan, "Sebenarnya memalukan, saya tidak bisa membayangkan mengatakan orang kulit hitam untuk bersantai dan melihat fakta bahwa mereka terbunuh oleh orang-orang yang bersumpah untuk melindungi dan melayani mereka sebagai sebuah tantangan. Silakan hapus postingan IG Stories Anda dan luangkan waktu sejenak mempertimbangkan sesuatu di luar gelembung kecil hak istimewa Anda sendiri".

Organisasi Miss Universe Malaysia (MUMO) merilis sebuah pernyataan terkait unggahan Samantha dan menyebut hal itu sebagai hal yang tidak pantas, menyinggung, tidak bisa diterima, dan menyakitkan.

Demonstrasi penduduk kota New York atas kematian warga kulit hitam George Floyd di Minneapolis, Minnesota. (AP/Kevin Hagen)

"Pandangan yang diungkapkan pada akun Instagram pribadi Samantha merupakan pandangan pribadi dan bukanlah pandangan maupun keberpihakan dari MUMO. Samantha Katie James tidak dikontrak oleh MUMO dan belum kembali mewakili organisasi ini sejak Juni 2018".

Dalam pernyataan itu, MUMO juga mengutuk semua tindakan rasisme dan prasangka di belahan dunia mana pun. (ans/ayp)

[Gambas:Video CNN]