Cuomo meminta hal tersebut lantaran khawatir penyebaran virus yang terjadi ketika pedemo tidak menjaga jarak. Terlebih saat ini New York mulai melonggarkan lockdown dan akan membuka kembali sektor bisnis setelah kurva penurunan kasus baru corona.
"Jika Anda ikut serta dalam demo, silahkan tes, tolong. Para pengunjuk rasa memiliki tugas sipil di sini (untuk melakukan tes). Bertanggung jawab dan ikut tes," ujar Cuomo seperti mengutip AFP.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Kota New York memiliki jumlah pengunjuk rasa tertinggi, jadi kita harus pintar (menekan potensi penularan virus)," ujarnya.
Kota yang dijuluki 'Big Apple' ini akan membuka kembali aktivitas bisnis pada Senin (8/6). Aktivitas belajar di sekolah masih belum dibuka, namun prosesi kelulusan siswa akan dilakukan dengan cara drive-in dan drive-through.
[Gambas:Video CNN]
Dalam beberapa pekan ke depan, New York akan melakukan fase kedua pelonggaran lockdown dengan mengizinkan pengunjung restoran untuk makan di tempat dan warga dibolehkan menghabiskan waktu di taman.
Aksi protes kematian Floyd di New York terus berlanjut meskipun ada peraturan pemerintah yang melarang adanya pertemuan lebih dari 10 orang. Selain di New York, aksi serupa juga masih berlanjut di negara bagian AS lainnya.
"Hasil tes swab post-mortem ditemukan positif untuk 2019-nCoV RNA," tulis laporan hasil autopsi yang dirilis Kamis (4/6).
Kepala Pemeriksa Medis Andrew Baker mengatakan hasil tersebut menyatakan bahwa itu merupakan positif yang bertahan lama dari infeksi sebelumnya. Floyd diduga terkena virus corona tanpa gejala. Baker juga menegaskan bahwa virus corona bukanlah penyebab kematian Floyd. (afp/evn)