Mengutip CNN, Kementerian Kesehatan Brasil pada Senin (8/6) mengatakan pihaknya akan kembali mengungkap data kasus Covid-19.
Namun pihak Kemenkes mengatakan metoodologi dan penghitungan data hanya akan tersedia di situs resmi kementerian pada Selasa (9/6).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sebelumnya pada Sabtu (6/6) Brasil mengumumkan untuk menghentikan pelaporan kasus baru dan kematian akibat virus corona dalam 24 jam terakhir.
Foto: CNN Indonesia/FajrianInsert Artikel - Waspada Virus Corona |
Data itu menghilangkan jumlah kumulatif dari kasus positif dan kematian akibat virus serta kasus-kasus sebelumnya di laman yang sama.
Brasil memutuskan untuk menghentikan penghitungan setelah banyak pihak meragukan hasil penghitungan kasus Covid-19 yang dilaporkan pemerintah. Banyak pihak mencurigai pemerintah Brasil memanipulasi data di tengah adanya lonjakan kasus dan kematian akibat virus corona.
"Data kumulatif tidak mencerminkan bahwa sebagian besar (pasien) tidak lagi memiliki penyakit, (data itu) tidak menggambarkan situasi negara. Tindakan lain sedang dikerjakan untuk meningkatkan pemberitahuan kasus dan konfirmasi diagnostik," tulis Bolsonaro melalui akun Twitternya.
Keputusan ini menuai kritik dari banyak pihak, termasuk anggota kongres dan jurnalis. Penghapusan data corona dilakukan setelah Brasil melaporkan lebih dari 1.000 kematian harian dalam waktu empat hari bertutur-turut. (ans/evn)
Foto: CNN Indonesia/Fajrian