Presiden Bolivia Terinfeksi Virus Corona

CNN Indonesia | Jumat, 10/07/2020 07:11 WIB
Deputy Senate speaker Jeanine Anez, speaks from the balcony of the Quemado Palace in La Paz after proclaiming herself the country's new interim president in a session of Congress that failed to reach a quorum, on November 12, 2019. - Bolivia's Evo Morales jetted off to exile in Mexico on Tuesday, leaving behind a country in turmoil after his abrupt resignation as president. The country has been hit by weeks of unrest amid violent protests following Morales' contested re-election. (Photo by Aizar RALDES / AFP) Presiden sementara Bolivia Jeanine Añez. (Aizar RALDES / AFP)
Jakarta, CNN Indonesia --

Presiden sementara Bolivia Jeanine Añez dinyatakan terinfeksi virus corona. Hal itu diungkapkan sendiri oleh Añez lewat akun Twitter resmi pada Kamis (9/7).

Añez menjalani tes Covid-19 karena banyak anggota kabinet yang baru-baru ini dinyatakan positif.

"Mengingat banyak dari anggota kabinet dinyatakan positif virus corona, saya juga melakukan tes dan juga positif," kata dia seperti dikutip dari CNN.


Selanjutnya Añez akan dikarantina selama 14 hari dan terus melakukan tes hingga hasilnya negatif.

Insert Artikel - Waspada Virus CoronaFoto: CNN Indonesia/Fajrian

Dia meyakini dalam kondis baik dan bertekat untu terus bekerja secara virtual

Dalam beberapa hari terakhir, setidaknya empat pejabat tinggi pemerintah Bolivia, termasuk Menteri Kesehatan María Eidy Roca, dinyatakan positif Covid-19.

Menteri Kepresidenan Yerko Núñez Negrette, Menteri Pertambangan Jorge Fernando Oropeza, dan komandan angkatan bersenjata Jenderal Sergio Orellana juga terinfeksi corona.

Añez adalah kepala negara Amerika Latin ketiga yang dinyatakan positif corona setelah Presiden Brasil Jair Bolsonaro dan Presiden Honduras Juan Orlando Hernandez. Hingga Jumat pagi (10/7) Bolivian memiliki 42.984 kasus Covid-19 dan 1.577 kematian.

(dea)

[Gambas:Video CNN]