Kilas Internasional

WHO Akui Penyebaran Corona lewat Udara hingga RI Beli Su-35

CNN Indonesia | Kamis, 09/07/2020 06:35 WIB
(FILES) This file photo taken on February 24, 2020 shows the logo of the World Health Organization (WHO) at their headquarters in Geneva. - President Donald Trump threatened on May 18 to permanently freeze US funding to the World Health Organization unless Ilustrasi logo WHO. (AFP/FABRICE COFFRINI)
Jakarta, CNN Indonesia --

Sejumlah peristiwa terjadi di berbagai belahan dunia pada Rabu (8/7). Mulai dari WHO mengonfirmasi penyebaran virus corona melalui udara hingga Rusia sebut rencana RI beli 11 Sukhoi Su-35 masih berlanjut.

1. WHO Sebut Penyebaran Virus Corona Bisa Lewat Udara

Badan Kesehatan Dunia (WHO) mengonfirmasi penyebaran virus corona melalui udara atau airborne.


Pimpinan teknis WHO untuk pencegahan dan pengendalian infeksi, Benedetta Alleganzi mengatakan bahwa pihaknya telah membahas dan bekerja sama dengan para ilmuwan yang meneken surat tersebut.

"Kami mengakui bahwa ada bukti di lapangan, seperti di semua permukaan yang terpapar virus corona dan oleh karena itu kami percaya bahwa kami harus terbuka terhadap temuan ini dan memahami implikasinya mengenai cara penularan dan juga mengenai tindakan pencegahan yang perlu diambil," ujar Alleganzi dalam konferensi pers virtual pada Selasa (8/7)seperti mengutip CNN.

2. Beritahu PBB, Trump Resmi Tarik Mundur AS dari WHO

Presiden Donald Trump secara resmi menarik Amerika Serikat keluar dari Organisasi Kesehatan Dunia (WHO). Hal itu diketahui setelah AS memberitahu Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB), Selasa (7/7).

Dikutip dari AFP, seorang juru bicara Departemen Luar Negeri mengatakan AS telah memberitahu PBB bahwa mereka resmi keluar dari WHO efektif pada 6 Juli 2021.

Senator Robert Menendez dari Komite Hubungan Luar Negeri mengonfirmasi lewat Twitter. "Kongres menerima pemberitahuan bahwa POTUS secara resmi menarik AS dari WHO di tengah pandemi."

3. Rusia Sebut Rencana RI Beli 11 Sukhoi Su-35 Masih Berlanjut

Duta Besar Rusia untuk Indonesia, Lyudmila Vorobieva menegaskan rencana Indonesia membeli 11 jet tempur Sukhoi Su-35 dari mereka masih berlanjut.
 
Dalam pers briefing yang digelar Rabu (8/7), dia meyakini tidak ada rencana pembatalan transaksi mengingat kontrak pembelian jet tempur itu telah ditandatangani.
 


"Tidak, rencana ini (pembelian Sukhoi Su-35) belum dibatalkan. Sejauh yang kita tahu, kontrak telah ditandatangani dan mudah-mudahan itu akan tetap terlaksana," kata Vorobieva dalam konferensi pers lewat aplikasi online.


(dea)

[Gambas:Video CNN]