Kematian akibat Corona Meksiko Tertinggi Keempat di Dunia

AP, CNN Indonesia | Senin, 13/07/2020 18:55 WIB
A health worker carries a body on a stretcher outside Gregorio Maranon hospital in Madrid on March 25, 2020. - Spain joined Italy today in seeing its death toll from the coronavirus epidemic surpass that of China, as more than a billion Indians joined a lockdown that has confined a third of humanity. (Photo by OSCAR DEL POZO / AFP) Meksiko mencatat kematian tertinggi keempat di dunia karena virus corona. (Foto: AFP/OSCAR DEL POZO)
Jakarta, CNN Indonesia --

Angka kematian akibat virus corona di Meksiko mencapai 35.006 hingga Minggu (12/7). Jumlah ini menjadikan Meksiko sebagai negara di urutan keempat dunia dengan kematian tertinggi akibat Covid-19, melampaui Italia.

Sebagai perbandingan, hingga saat ini Italia memiliki 34.954 kematian akibat virus corona.

"Ada 299.750 kasus infeksi yang dikonfirmasi dan 35.006 kematian di Meksiko," kata pejabat kesehatan di akun Twitter kepresidenan seperti mengutip AFP.


Berdasarkan perhitungan John Hopkins University, hingga saat ini Amerika Serikat, Brasil, dan Inggris yang melaporkan tambahan korban jiwa akibat Covid-19.

Dalam 24 jam terakhir sebanyak 276 pasien meninggal karena virus corona. Sementara tambahan kasus baru sebanyak 4.482.

Dilansir dari Associated Press, Presiden Andres Manuel Lopez Obrador berkeras lonjakan pandemi di Meksiko sebagai indikasi positif karena dari 32 negara bagian hanya sembilan diantaranya yang mencatat peningkatan infeksi.

"Intinya bahwa pandemi berada pada sisi negatifnya, bahwa ia kehilangan intensitasnya (di Meksiko)," ujar Obrador.

Sejumlah pejabat tinggi Meksiko diketahui positif terinfeksi virus, termasuk Menteri Keuangan Arturo Herrera dan Direktur Keamanan Sosial Zoe Roledo.

Kendati menteri di kabinetnya dinyatakan positif, Presiden Obrador mengatakan jika kondisi kesehatannya baik-baik saja dan menolak melakukan tes virus corona.

(evn/evn)

[Gambas:Video CNN]