VIDEO: Hasil Penyelidikan Sementara Ledakan Beirut

AFPTV, CNN, Associated Press, CNN Indonesia | Rabu, 05/08/2020 13:26 WIB
Jakarta, CNN Indonesia --

Hasil penyelidikan sementara menyatakan ledakan di Beirut, Libanon merupakan bencana kecelakaan.

Penyelidikan lebih lanjut masih terus dilakukan dan komisi investigasi diminta menyampaikan laporannya dalam 48 jam ke depan.

Perdana Menteri Libanon mengatakan ledakan terjadi di tempat penyimpanan amonium nitrat. Diperkirakan ada 2.750 ton amonium nitrat di dalam gudang itu, hasil sitaan selama enam tahun belakangan.

Tony May, mantan penyelidik ledakan untuk pemerintah AS mengatakan dari video yang beredar kemungkinan ada bahan lain yang menyebabkan ledakan. Sebab, menurut dia tanda ledakan amonium nitrat adalah asap berwarna kuning, sementara dalam video tidak ada asap berwarna kuning.