Eks Menkeu Malaysia Didakwa Korupsi Proyek Terowongan Rp21 T

CNN Indonesia | Sabtu, 08/08/2020 05:35 WIB
Mantan Menkeu Malaysia, Lim Guan Eng, didakwa terlibat korupsi proyek konstruksi terowongan senilai US$1,5 miliar atau Rp21,9 triliun. Mantan Menkeu Malaysia, Lim Guan Eng. (AFP/MOHD RASFAN)
Jakarta, CNN Indonesia --

Mantan Menteri Keuangan Malaysia, Lim Guan Eng, didakwa terlibat korupsi proyek konstruksi terowongan senilai US$1,5 miliar atau Rp21,9 triliun dalam persidangan di Pengadilan Kuala Lumpur, Jumat (7/8).

Lim, politikus oposisi utama pemerintah Malaysia, menjadi pejabat Malaysia tertinggi yang menghadapi penyelidikan kriminal dalam beberapa bulan terakhir.

Sehari sebelum sidang dakwaan, Lim ditangkap oleh Komisi Anti-Korupsi Malaysia (MACC) pada Kamis malam.


Lim dituduh terlibat korupsi proyek pembangunan terowongan bawah laut di negara bagian Penang. Proyek itu dipimpin Lim saat menjadi menteri dari 2008-2018.



Dalam dokumen dakwaan, Lim diduga menerima suap dari seorang pengusaha agar perusahaannya bisa dimenangkan sebagai tender proyek tersebut.

Politikus 59 tahun itu terancam hukuman penjara hingga 20 tahun jika terbukti bersalah. Lim juga akan menghadapi dua dakwaan korupsi lainnya dalam persidangan pekan depan.

Sejumlah pendukung Lim menganggap kasus ini merupakan upaya pencemaran nama baik dan bermotif politik.

Partainya, Partai Aksi Demokratik (DAP), didominasi oleh etnis minoritas Tionghoa Malaysia dan menjadi anggota utama koalisi Pakatan Harapan yang sempat berkuasa sebelum Mahathir Mohamad mundur dari jabatan perdana menteri.

Dikutip AFP, Lim akan menghadapi dakwaan korupsi lainnya dalam persidangan pekan depan. Ia sempat didakwa kasus korupsi pada 2018 namun dibatalkan hakim karena minim bukti.

(rds/dea)

[Gambas:Video CNN]