Polisi Spanyol Sisir Penerapan Protokol Kesehatan Klub Malam

CNN Indonesia | Minggu, 09/08/2020 08:47 WIB
Tim khusus polisi diturunkan ke klub malam di salah satu kota di Spanyol lantaran kawasan itu diyakini sebagai salah satu titik penularan. Ilustrasi: Tim khusus polisi diturunkan ke klub malam di salah satu kota di Spanyol lantaran kawasan itu diyakini sebagai salah satu titik penularan. (Foto: AP/Francisco Ubilla)
Jakarta, CNN Indonesia --

Sebuah unit khusus polisi di salah satu kota di Spanyol dikerahkan untuk mengawasi penerapan protokol kesehatan menyusul lonjakan kasus Covid-19. Penegakan peraturan kesehatan ini dilakukan demi mengerem laju infeksi virus corona.

Tim polisi telah diturunkan ke klub malam di sebuah kota pantai kecil Fuengirola dekat Malaga di pantai selatan Spanyol. Kawasan ini merupakan magnet bagi kaum muda yang mencari kesenangan selama musim panas.

"Tekanan dari polisi sangat penting dilakukan agar orang yang berniat melawan hukum, pada akhirnya patuh," kata salah satu polisi, Jorge Moreno kepada The Associated Press.


Jorge Moreno menambahkan, sejak 15 Juni polisi telah mengeluarkan 2.000 sanksi lantaran warga tak mematuhi protokol kesehatan.

Uni khusus yang terdiri atas 24 petugas polisi tersebut memastikan, baik pekerja maupun pengunjung klub wajib mematuhi perintah untuk mengenakan masker dan menjaga jarak. Kelompok pengunjung dalam klub pun diminta memastikan jarak antar-meja.

Otoritas kesehatan regional telah berulang kali menyebut klub malam sebagai salah satu titik penularan. Northeast Catalonia pun telah memerintahkan penutupan.

Spanyol kini tengah berupaya menjaga agar laju infeksi virus corona tetap terkendali, setelah wabah nasional memaksa pemerintah untuk memberlakukan lockdown atau penguncian wilayah yang ketat selama tiga bulan.

Kementerian Kesehatan pada Jumat lalu melaporkan peningkatan kasus tertinggi harian di negara tersebut sejak penguncian berakhir pada Juni. Tercatat ada 1.895 kasus positif atau 200 kasus lebih tinggi dibanding sehari sebelumnya.

Sementara angka kematian akibat virus corona di Spanyol tercatat sebanyak 28.503 kasus. Namun para ahli mengatakan kasus di seluruh negara masih lebih kecil dari angka kasus yang sesungguhnya lantaran masih terbatasnya pengujian dan problem lainnya.

(AP/NMA)

[Gambas:Video CNN]


ARTIKEL TERKAIT