Pelaut Kapal Perang AS Hilang di Laut Arab

CNN Indonesia | Senin, 07/09/2020 22:44 WIB
Seorang pelaut AS dilaporkan hilang di Laut Arab. Pelaut itu hilang dari kapal induk USS Nimitz saat melakukan patroli di tengah ketegangan dengan Iran. Ilustrasi kapal induk AS. (AFP/ANNE-CHRISTINE POUJOULAT)
Jakarta, CNN Indonesia --

Seorang pelaut Amerika Serikat dilaporkan hilang di Laut Arab. Pelaut itu hilang dari kapal induk USS Nimitz saat melakukan patroli di tengah ketegangan dengan Iran.

Dia dikabarkan hilang sejak Minggu (6/9). Seperti dikutip dari CNN, USS Nimitz dan kapal penjelajah berpeluru kendali USS Princeton dikerahkan untuk melakukan operasi pencarian dan penyelamatan.

Menurut CBS News, Juru Bicara Armada ke-5 Angkatan Laut AS di Bahrain, Cmdr. Rebecca Rebarich mengatakan awak kapal Nimitz membunyikan peringatan "man overboard" pada pukul 18.47 pada hari Minggu, setelah tidak dapat menemukan pelaut di kapal induk bertenaga nuklir itu.


USS Nimitz merupakan kapal induk tertua Amerika yang aktif berlayar membawa sekitar 5.000 pelaut dan Marinir.

"Kapal penjelajah berpeluru kendali USS Princeton dan personel Armada ke-5 lainnya melanjutkan pencarian mereka pada hari Senin," kata Rebarich.

Namun dia menolak untuk mengidentifikasi pelaut yang hilang, dengan alasan kebijakan Angkatan Laut.

Kapal itu telah berada di Laut Arab sejak akhir Juli guna menggantikan kapal induk USS Dwight D. Eisenhower, yang telah ditempatkan di Laut Arab selama berbulan-bulan.

Kedatangan Nimitz di Timur Tengah memicu Iran melakukan latihan tembakan langsung yang dengan menargetkan kapal induk tiruan.

Latihan tersebut menegaskan ancaman konflik militer antara Iran dan AS setelah serangkaian insiden, termasuk serangan pesawat tak berawak Amerika yang menewaskan seorang jenderal top Iran di Baghdad. Teheran menanggapi serangan itu dengan menembakkan rudal balistik yang melukai puluhan pasukan Amerika di Irak.

(dea)

[Gambas:Video CNN]