WHO Catat Rekor Corona Global, 307.930 Kasus Sehari

CNN Indonesia | Selasa, 15/09/2020 08:06 WIB
Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) melaporkan rekor peningkatan kasus virus corona global dalam satu hari pada hari Minggu (13/9), capai 307.930. Dirjen Tedros Adhanom Ghebreyesus Fabrice. (COFFRINI / AFP)
Jakarta, CNN Indonesia --

Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) melaporkan rekor peningkatan kasus virus corona global dalam satu hari pada hari Minggu (13/9). Total kasus Covid-19 bertambah 307.930 dalam 24 jam.

Dalam situs resmi WHO dijelaskan peningkatan terbesar berasal dari India, Amerika Serikat, dan Brasil. Hingga Selasa (15/9), sebanyak 28.918.900 orang di seluruh dunia terinfeksi corona.

Sementara itu angka kematian bertambah 5.537 pada hari Minggu. Menurut WHO, korban meninggal akibat Covid-19 di seluruh dunia mencapai 922.252.


India melaporkan 94.372 kasus baru pada Minggu, diikuti oleh AS dengan 45.523 infeksi baru dan Brasil dengan 43.718.

Baik AS dan India masing-masing melaporkan lebih dari 1.000 kematian baru dan Brasil melaporkan 874 nyawa hilang dalam 24 jam terakhir

Seperti dikutip dari AFP, rekor WHO sebelumnya untuk kasus baru adalah 306.857 pada 6 September 2020. Badan kesehatan tersebut melaporkan 12.430 kematian pada 17 April 2020.

India masih terus memimpin kasus harian dan telah mencetak rekor global minggu lalu dengan 97.570 kasus dilaporkan dalam satu hari.

Dalam setiap pekan, tren kasus yang dilaporkan ke WHO cenderung melonjak menjelang hari Jumat, Sabtu dan Minggu, dan menurun sekitar hari Selasa dan Rabu.

"Kehidupan dan mata pencaharian telah hilang, ekonomi global berada dalam resesi," kata Dirjen WHO Tedros Adhanom Ghebreyesus melalui tautan video, Senin (14/9) waktu setempat.

"Namun jumlah kematian tampaknya tetap pada tingkat yang relatif rendah, untuk saat ini," kata Tedros.

"Tapi setiap kematian adalah tragedi, dan tidak ada ruang untuk berpuas diri. Jika kita tidak menjaga penularan, lebih banyak orang akan kehilangan nyawa, dan ada risiko nyata untuk memperkenalkan kembali tindakan penguncian. Sangat mahal."

Infeksi Covid-19 masih meningkat di 58 negara, termasuk lonjakan di Argentina, Indonesia, Maroko, Spanyol dan Ukraina.

Sementara itu, kasus baru  di Amerika Serikat turun sekitar 44% dari puncak lebih dari 77.000 kasus baru yang dilaporkan pada 16 Juli. Kasus di Brasil juga tercatat cenderung menurun.

(ndn/dea)

[Gambas:Video CNN]