Belanda Siap Pulangkan Lagi Pusaka RI, Ada Berlian 70 Karat

CNN Indonesia | Minggu, 11/10/2020 21:35 WIB
Ribuan Pusaka RI yang dipajang ratusan tahun di museum Belanda akan kembali ke Tanah Air, salah satunya berlian 70 karat Sultan Banjarmasin di Rijksmuseum. Keris Diponegoro, salah satu pusaka RI yang dikembalikan oleh Belanda, beberapa waktu lalu. (CNN Indonesia/Priska Sari Pratiwi)
Jakarta, CNN Indonesia --

Belanda dikabarkan bakal mengembalikan sekitar 100.000 benda pusaka milik Indonesia yang diambil semasa penjajahan. Pengembalian tersebut dikonfirmasi oleh Direktur Rijksmuseum dan Tropenmuseum di Amsterdam, tempat sejumlah pusaka tersebut kini dipajang.

Dilansir The Guardian, Sabtu (10/10), satu di antara ratusan ribu pusaka yang akan dikembalikan yakni berlian 70 karat milik Sultan Banjarmasin. Barang tersebut dikuasai Belanda di akhir abad ke-19 dan kini dipajang di Rijksmuseum.

Museum di Belanda mendukung laporan yang mengusulkan 'pengakuan dan perbaikan ketidakadilan' semasa kolonialisme di nusantara. Inventarisasi barang-barang pusaka turut dilakukan oleh Dewan Kebudayaan Belanda.


"Jika itu bukan milik Anda, Anda harus mengembalikannya," kata penulis laporan badan penasihat pemerintah Belenda, Lilian Gonçalves-Ho Kang You.

Direktur Rijksmuseum, Taco Dibbits mengatakan lembaganya sudah bekerja untuk mengidentifikasi asal-usul koleksi dan struktur formal untuk pengembalian akan diterima.

"Ini adalah masalah penting yang semakin mendapat perhatian, termasuk internasional, dalam beberapa dekade terakhir," ujarnya.

"Kami berharap hal ini berkontribusi pada dialog yang konstruktif dengan negara asal. Selain itu, penting agar museum bekerja sama secara internasional untuk menambah pengetahuan tentang kawasan ini," lanjutnya.

Direktur Tropenmuseum, Stijn Schoonderwoerd mengatakan kepada surat kabar Het Parool bahwa apa yang dilakukan pemerintnah Belanda merupakan sebuah langkah yang maju.

"Dengan ini, Belanda mengambil tanggung jawabnya dengan mengakui ketidakadilan dan memungkinkan untuk mengembalikannya. Kami menyambutnya," ujar dia.

Sementara itu tanggapan menteri Belanda belum diumumkan tetapi pemerintah baru-baru ini mengambil garis proaktif dalam pemulangan. Maret lalu, sebuah belati bertatahkan emas diserahkan, yang kemudian dikenal di Indonesia milik Pangeran Diponegoro.

(ain/ain)

[Gambas:Video CNN]
TOPIK TERKAIT
REKOMENDASI
LAINNYA DI DETIKNETWORK