Tunangan Khashoggi Gugat Pangeran MBS Atas Aksi Pembunuhan

AFP, CNN Indonesia | Rabu, 21/10/2020 06:27 WIB
Tunangan mendiang Jamal Khashoggi menggugat putra mahkota Arab Saudi, Mohammed bin Salman dan 28 pejabat lainnya atas aksi pembunuhan keji. Tunangan mendiang Jamal Khashoggi menggugat putra mahkota Arab Saudi, Mohammed bin Salman dan 28 pejabat lainnya di pengadilan Amerika Serikat terkait kematian jurnalis tersebut di Turki pada Oktober 2018.(ANTARA FOTO/Sigid Kurniawan)
Jakarta, CNN Indonesia --

Tunangan mendiang Jamal Khashoggi menggugat putra mahkota Arab Saudi, Mohammed bin Salman dan 28 pejabat lainnya di pengadilan Amerika Serikat. pada Selasa (20/10).

Hatice Cengiz, perempuan asal Turki yang merupakan tunangan Khashoggi juga meminta ganti rugi atas pembunuhan keji pada 2 Oktober 2018 lalu di Istanbul.

Cengiz mengatakan MBS dan 28 orang lainnya digugat karena telah memicu cedera pribadi dan kerugian finansial atas kematian Khashoggi.


Ia bersama kelompok hak asasi manusia yang dibentuk Khashoggi sebelum kematiannya, Democracy for the Arab World Now (DAWN) mengatakan operasi pencarian terhambat karena tokoh utama dan pendiri mereka hilang.

"Penyiksaan dan pembunuhan kejam terhadap Khashoggi mengejutkan dan melukai hati nurani orang di seluruh dunia," tulis gugatan tersebut.

"Tujuan dari pembunuhan itu jelas-untuk menghentikan advokasi Khashoggi di Amerika Serikat, terutama sebagai direktur eksekutif penggugat DAWN, untuk mereformasi sistem demokrasi di Arab."

Mengutip AFP, Cengiz dan DAWN mengajukan gugatan di pengadilan federal Washington karena mereka melihat tidak ada celah keadilan atas kasus tersebut di Arab Saudi.

Para ahli hukum Turki berpendapat jika kasus perdata tidak akan dilanjutkan oleh Saudi, kendati mereka terus berupaya mengejarnya.

Putra Mahkota Mohammed bin Salman diduga memerintahkan pembunuhan itu, tetapi pihak kerajaan membantahnya.

Setelah memicu kemarahan global serta tekanan dari Amerika Serikat dan Turki, 13 warga Saudi diadili di Riyadh dan dijatuhi hukuman penjara berat. Namun dua pembantu utama kerajaan yang ada kaitannya dengan pembunuhan itu, wakil kepala intelijen Ahmed al-Assiri dan kepala media pengadilan kerajaan Saud al-Qahtani dibebaskan dari tuduhan.

Pejabat Turki mengatakan Khashoggi (59) dicekik dan tubuhnya dipotong-potong oleh 15 orang kelompok Saudi di dalam misi kerajaan itu. Jasadnya tidak pernah ditemukan hingga saat ini.

(evn/evn)


[Gambas:Video CNN]
TOPIK TERKAIT
REKOMENDASI
LAINNYA DI DETIKNETWORK