Gempa di Turki dan Yunani Sempat Muncul Tsunami Kecil

CNN Indonesia | Jumat, 30/10/2020 22:44 WIB
Sejauh ini, gempa bumi berkekuatan magnitudo 6,6 itu membuat 4 warga Turki meninggal dunia dan ratusan terluka. Ilustrasi mini tsunami akibat gempa (Istockphoto/Peter Llewellyn)
Jakarta, CNN Indonesia --

Gempa bumi magnitudo 6,6 yang mengguncang Turki dan Yunani sempat menimbulkan tsunami kecil di timur laut Laut Aegea. Mengutip AFP, tsunami kecil itu muncul dari sebelah timur laut Laut Aegea yang dekat dengan Kepulauan Samos, Yunani.

Menurut laporan media massa setempat, para penduduk di Pulau Samos dan sejumlah pulau lain yang dekat dengan pusat gempa meninggalkan rumah mereka untuk menyelamatkan diri akibat peringatan tsunami. Dari pantauan dilaporkan ketinggian air laut naik di dermaga utama di Samos hingga membanjiri jalanan setempat.

Gubernur Samos, Yiannis Stamoulis, menyatakan tidak ada penduduk yang terluka akibat gempa. Namun, dia memerintahkan supaya penduduk menjauh dari bangunan dan mewaspadai gempa susulan.


Sejauh ini dilaporkan ada empat orang warga Turki meninggal dunia dan 120 lainnya terluka akibat gempa bumi tersebut.

Bangunan juga banyak yang ambruk di Kota Izmir. Getaran gempa sempat terasa hingga Istanbul serta bagian timur Yunani dan ibu kota Athena.

Dari laporan sejumlah media massa di Turki, gempa merobohkan sejumlah gedung di kota Izmir. Para penduduk langsung bergegas ke lokasi untuk membantu proses penyelamatan.

Menurut Wali Kota Izmir, Tunc Soyer, saat ini ada 20 bangunan yang runtuh akibat gempa. Kota itu adalah yang terbesar ketiga di Turki yang dihuni 4.5 juta penduduk.

Kekuatan gempa itu sendiri dilaporkan memiliki beberapa versi. Survei geologi Amerika Serikat menyatakan gempa berkekuatan magnitudo 7,0.

Pemerintah Turki melaporkan kekuatan gempa magnitudo 6,6. Sementara itu, Yunani menyatakan gempa berkekuatan magnitudo 6,7.

Terlepas ada perbedaan mengenai kekuatan gempa, pemerintah Turki dan Yunani sama-sama ingin membantu satu sama lain.

Menteri Luar Negeri Yunani, Nikos Dendias sempat menghubungi Menteri Luar Negeri Turki Mevlut Cavusoglu dan mendoakan yang terbaik.

"Kedua menteri menekankan sama-sama siap untuk saling membantu jika diperlukan," mengutip keterangan Kemenlu Turki.

(AFP/bmw/bmw)


[Gambas:Video CNN]
TOPIK TERKAIT
REKOMENDASI
LAINNYA DI DETIKNETWORK