Kim Jong-un Akhirnya Muncul Setelah hampir Sebulan Absen

CNN Indonesia | Selasa, 17/11/2020 07:48 WIB
Pemimpin Korea Utara Kim Jong-un akhirnya muncul ke publik setelah hampir sebulan tidak terlihat. Pemimpin Korut Kim Jong-un. (Korean Central News Agency/Korea News Service via AP)
Jakarta, CNN Indonesia --

Pemimpin Korea Utara Kim Jong-un akhirnya muncul ke publik setelah hampir sebulan tidak terlihat.

Kim dilaporkan memimpin pertemuan politbiro Partai Buruh pada Minggu (15/11). Dalam kesempatan itu dia membahas langkah-langkah pencegahan virus corona.

"Kim membahas Covid-19 dan situasi anti-epidemi, mengklarifikasi tugas Partai, militer dan bidang ekonomi untuk lebih memperketat front darurat anti-epidemi," demikian laporan Korean Central News Agen (KCNA), Senin (16/11).


Dia juga menyerukan untuk tetap waspada, membangun tembok pembatas yang kokoh dan lebih mengintensifkan pekerjaan anti-epidemi. "Menyadari tanggung jawab penting untuk keamanan negara dan kesejahteraan rakyat," tulis KCNA seperti dilansir dari Yonhap.

Hingga kini Korea Utara mengklaim belum memiliki kasus virus corona tetapi tetap waspada terhadap penularan Covid-19. Kim telah memerintahkan menutup perbatasan dan memberlakukan tindakan antivirus.

"Selain langkah-langkah antivirus, pertemuan itu juga membahas praktik non-sosialis di organisasi pendidikan dan masyarakat."

Kim dengan tajam mengkritik komite partai di Universitas Kedokteran Pyongyang karena melakukan "kejahatan serius", dan menuduh organisasi terkait lainnya, termasuk Komite Sentral Partai, tidak bertanggung jawab dan sangat melalaikan tugas.

Namun KCNA tidak memberikan rincian lebih lanjut tentang kejahatan yang dimaksud.

Kritik tersebut tampaknya ditujukan untuk memperketat disiplin di antara organisasi negara di tengah perjuangan berkepanjangan negara itu melawan pandemi global dan pemulihan akibat terjangan topan musim panas.

"Pertemuan Biro Politik menekankan perlunya membangunkan organisasi Partai di semua tingkatan sekali lagi dan melakukan perjuangan sengit di seluruh Partai untuk membasmi praktik-praktik yang menentang Partai," kata KCNA.

Kementerian unifikasi Korea Selatan mengatakan tidak memiliki informasi tentang dugaan kesalahan itu.

Kim terakhir kali menghadiri acara publik pada 22 Oktober yakni melakukan ziarah ke pemakaman tentara Tiongkok yang gugur dalam Perang Korea 1950-53 di Provinsi Pyongyang Selatan.

(dea)

[Gambas:Video CNN]
TOPIK TERKAIT
REKOMENDASI
LAINNYA DI DETIKNETWORK