Uni Eropa Ikut Berduka atas Tragedi SJ 182 dan Tanah Longsor

CNN Indonesia | Rabu, 13/01/2021 19:45 WIB
Dubes Uni Eropa untuk Indonesia, Vincent Piket, menyatakan belasungkawa atas kecelakaan pesawat Sriwijaya Air SJ 182 dan longsor di Sumedang. Turbin pesawat Sriwijaya Air SJ182 yang ditemukan di lokasi jatuh. (CNN Indonesia/Bisma Septalisma)
Jakarta, CNN Indonesia --

Duta Besar Uni Eropa untuk Indonesia, Vincent Piket, mengungkapkan belasungkawa kepada Indonesia atas kecelakaan pesawat Sriwijaya Air dengan nomor penerbangan SJ 182 yang terjadi pada Sabtu (9/1).

Ia juga berduka cita atas bencana longsor di Desa Cihanjuang, Cimanggung, Sumedang, Jawa Barat. Bencana itu juga terjadi pada waktu yang sama pada Sabtu kemarin.

"Duka cita dan simpati kami kepada keluarga korban dan masyarakat Indonesia. Kami bersolidaritas dan memberikan dukungan atas apa yang dirasakan Indonesia," ungkap Piket secara virtual kepada awak media, Rabu (13/1).


Piket mengatakan para pucuk pimpinan Uni Eropa sebelumnya juga sudah sempat menyampaikan belasungkawa kepada Presiden Joko Widodo (Jokowi) atas rentetan peristiwa memilukan yang terjadi pada awal tahun ini.

Pada kecelakaan pesawat Sriwijaya Air SJ 182 terdapat 65 penumpang yang terdiri dari 43 penumpang dewasa, 7 penumpang anak, 3 penumpang bayi, dan 12 kru. Pesawat meninggalkan Bandara Soekarno Hatta pada pukul 14.36 WIB.

Namun selang beberapa menit, pesawat hilang kontak saat berada di ketinggian 29 ribu kaki. Saat ini, puing dan korban kecelakaan ditemukan di perairan Pulau Lancang, Kepulauan Seribu.

Sementara bencana longsor di Sumedang terjadi dalam dua kali berturut-turut pada Sabtu kemarin. Longsor terjadi pada pukul 16.00 WIB dan 19.30 WIB.

Longsor terjadi di lahan pemukiman yang miring. Tim SAR gabungan menyatakan sudah ada 17 orang korban yang ditemukan. Sisanya sebanyak 22 orang korban masih dicari.

(uli/ayp/ayp)

[Gambas:Video CNN]
TOPIK TERKAIT
REKOMENDASI
LAINNYA DI DETIKNETWORK