2 Hakim Agung Wanita di Afghanistan Tewas Ditembak

CNN Indonesia | Selasa, 19/01/2021 07:09 WIB
Dua orang hakim agung wanita yang bertugas di MA Afghanistan tewas ditembak orang tidak dikenal di Ibu Kota Kabul. Ilustrasi. Dua orang hakim agung wanita yang bertugas di MA Afghanistan tewas ditembak orang tidak dikenal di Ibu Kota Kabul. (Istockphoto/thawornnurak)
Jakarta, CNN Indonesia --

Dua orang hakim agung wanita yang bertugas di Mahkamah Agung Afghanistan tewas ditembak orang tidak dikenal di Ibu Kota Kabul, pada Senin (18/1) kemarin.

Dilansir Reuters, Selasa (19/1), insiden berdarah itu terjadi pada pukul 08.30 waktu setempat.

Menurut keterangan polisi, orang tidak dikenal awalnya mendekati mobil yang ditumpangi kedua hakim itu. Pelaku lantas memberondong kendaraan itu, hingga menewaskan kedua hakim.


Sementara sopir yang mengemudikan mobil itu mengalami luka-luka.

Akibat insiden itu, kelompok Taliban kembali menjadi sorotan. Namun, mereka membantah dan menyatakan tidak ada anggota mereka yang terlibat pembunuhan terhadap dua hakim perempuan itu.

Presiden Afghanistan, Ashraf Ghani, lantas menerbitkan pernyataan mengecam aksi kekerasan terhadap warga sipil oleh Taliban dan kelompok bersenjata lainnya.

Dalam pernyataan itu, Ghani menyatakan aksi teror bukan jalan keluar terhadap permasalahan di Afghanistan. Dia juga meminta Taliban melakukan gencatan senjata secara permanen.

Taliban menyatakan mereka tidak terlibat dalam gelombang aksi kekerasan belakangan ini. Namun, Taliban mengatakan anggota mereka akan bergerak secara mandiri untuk melenyapkan tokoh-tokoh penting di pemerintahan.

Aksi kekerasan itu membuat situasi Kabul menjadi semakin tegang. Tercatat sejumlah kalangan mulai dari pejabat, polisi hingga wartawan turut menjadi korban meninggal akibat penembakan hingga serangan bom.

Padahal, saat ini pemerintah Afghanistan dan Taliban tengah melakukan perundingan damai.

Menurut sumber, kedua belah pihak akan mengamati dulu kebijakan pemerintah Amerika Serikat setelah pelantikan Presiden dan Wakil Presiden Terpilih, Joe Biden-Kamala Harris.

Saat ini pemerintah AS sudah menarik mundur sebagian pasukan mereka dari Afghanistan hingga hanya menyisakan 2.500 personel.

(Reuters/ayp/ayp)

[Gambas:Video CNN]
TOPIK TERKAIT
REKOMENDASI
LAINNYA DI DETIKNETWORK